Menu

Mode Gelap
Kegiatan Lomba Cipta Menu B2SA, Beragam Bergizi, Seimbang dan Aman. Webinar P3S dengan tema “Rizal Ramli Capres Potensial Pilihan Rakyat” via Zoom Meeting yang Atlet Wadokai Kabupaten Keerom Raih Juara III Umum Wadokai Day Karate Open Tournament 2022 Sulsel Kades Ciherang, gelar pengajian untuk warganya, Pesawat AMA Jenis PK-RCQ, Menggalami Kecelakaan Di Distrik Senggi, Kab. Keerom

Berita Vaksin · 4 Mar 2022 14:04 WIB ·

Sebanyak 4 Siswa dan 1 Guru Terpapar Covid-19,SMPN 2 Kapetakan Lokdown Semprot disinfektan


 Sebanyak 4 Siswa dan 1 Guru Terpapar Covid-19,SMPN 2 Kapetakan Lokdown Semprot disinfektan Perbesar

Journal News. Id. Cirebon- Sebanyak 4 Siswa dan 1 Guru SMPN 2 Kapetakan positif Terpapar Covid-19, di Desa pegagan lor Kecamatan Kapetakan Kabupaten Cirebon usai hasil sweb pcr secara acak kepada para Siswa dan guru selasa (01/03) kemarin, mereka dijemput pulang untuk dibawa rumah isolasi mandiri ( isoman) .

Untuk mengantisipasi penyebaran semakin meluas, diputuskan pihak sekolah Pembelajaran Tatap muka Siswa diliburkan dan melakukan upaya pencegahan dengan penyemprotan cairan disinfektan secara mandiri, Jum’at ( 04/03/2022).

Nampak petugas sekolah beserta Satpam SMPN 2 Kapetakan melakukan penyemprotan sejak pukul 08.00 Wib. – 11.30 Wib. (04/03). Seluruh lantai, meja kursi, pagar, pintu, jendela pada setiap ruangan tak luput dari semprotan cairan disinfektan.

Kepala SMPN 2 Kapetakan Didi Aryadi, Melalui Wakasek Kesiswaan, Mohamad Pudin mengatakan” Hari ini Kita laksanakan Strelisasi penyemprotan cairan disinfektan, karena dari hasil test swab pcr acak kepada para siswa dan guru, terdapat 4 Siswa dan 1 Guru yang positif terpapar covid-19, sehingga pihak sekolah SMPN 2 Kapetakan langsung mengambil langkah kebijakan lockdown sementara, selama 4 hari sejak hari rabu kemarin hingga hari sabtu, besok” Ujarnya .

” Ini upaya kami untuk mencegah penyebaran virus varian baru Omicron atau Covid-19, agar tidak meluas penyebaranya ” Kata Pudin.

Pudin menjelaskan, untuk proses kegiatan PTM diliburkan sementara dari hari rabu (02/03) kemarin dan selanjutnya kita akan melihat perkembangan dari Siswa dan guru yang terpapar covid-19.

“Khususnya untuk ruangan kelas Siswa yang terdapat Siswa positif, Otomatis 10 hari kedepan kita akan mengadakan kegiatan Pelajaran Jarak Jauh ( PJJ) atau Daring dan untuk ruang kelas lainya yang tidak terdapat Siswa positif PTM kita batasi sebanyak 50%, selanjutnya kita nunggu batas waktu ditentukan,” Pungkasnya.

Pudin menambahkan, terdapat 4 ruangan kelas yang ditempati Siswa terpapar yaitu sebanyak 1.ruangan kelas 7 dan

  1. Ruangan Kelas 8. Dan terdapat juga 2 ruangan Kelas 9,” Kita seterilkan dengan penyemprotan cairan disinfektan. Tutup
    Pudin.

Laporan: Wadira

Artikel ini telah dibaca 50 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Cegah Covid-19, Forkompimda Indramayu bersama Pertamina Gelar Vaksinasi Booster

28 January 2022 - 21:00 WIB

Ratusan Anak SDN 4 Kradenan Mendapat Vaksinasi Covid-19

22 January 2022 - 14:48 WIB

Monitoring Vaksinasi anak ,Bhabin Kedung Jaya Polsek Kedawung Polres Ciko himbau warga dengan Prokes

15 January 2022 - 17:11 WIB

TIMKES UPTD CIJAGANG BANTU MI MUHTARUSSALAM LAKSANAKAN VAKSINASI TAHAP PERTAMA

12 January 2022 - 12:36 WIB

Ratusan Siswa SD Semangat Ikut Vaksinasi Covid-19 yang Digelar Polresta Cirebon bagi Anak Usia 6 – 11 Tahun

10 January 2022 - 20:58 WIB

Vaksin Untuk anak-anak Aman, dan Dapat Meningkatkan Percaya Diri Orang Tua

6 January 2022 - 16:11 WIB

Trending di Berita Vaksin