Menu

Mode Gelap
Babhin Lemahwungkuk Polres Ciko, edukasi pelajar dalam kelas Inovasi binmas Jamblang Bhabin Babadan Polsek Gunung Jati Polres Ciko Sampaikan Prokes 5m Covid 19 kepada warga Melalui Inovasi jamblang Kanit Binmas Polsek KPC Polres Ciko Ajak Harkamtibmas warga Inovasi Jamblang Bhabinkamtibmas Tuk Polsek Kedawung Polres Ciko, himbau warga Prokes covid 19 di masa Pandemi Jalin Korkom Bhabin Sura kulon Polsek Kapetakan Polres Ciko Inovasi jamblang Sampaikan pesan Kamtibmas kepada warga

Daerah · 7 Jan 2022 19:03 WIB ·

Sampaikan Keluhan dan Aspirasi, Puluhan Warga Yamara Datangi Pemkab Keerom


 Sampaikan Keluhan dan Aspirasi, Puluhan Warga Yamara Datangi Pemkab Keerom Perbesar

Keerom (Papua)-// Warga Kampung Yamara Distrik Mannem Kabupaten Keerom tuntut Kepala Kampung mundur dari jabatannya.

Hal itu di suarakan puluhan warga saat mendatangi kantor Bupati Keerom guna menyampaikan keluhan dan aspirasinya, pada Kamis (6/01/22) pagi.

Warga Yamara Mengadukan Kepala Kampung ke Pemkab Keerom karena dinilai tidak transparan dalam melaksanakan beberapa kegiatan dan penggunaan Dana Desa.

Pantauan media dilapangan, diantara puluhan warga Kampung Yamara tersebut nampak diantaranya, Ketua Bamuskam, Marthen Wenda dan tokoh masyarakat, tokoh pemuda serta tokoh wanita Kampung Yamara. Mereka menyampaikan untuk meminta waktu audiense dengan pemerintah kabupaten Keerom perihal kampung mereka.

Akhirnya beberapa perwakilan mereka pun disetujui untuk bertemu dengan Pemkab yang akan diwakili Wakil Bupati Keerom, Drs. H. Wahfir Kosasih, SH, MH, MSi. Diantara mereka antara lain, Aten Wenda (Ketua Bamuskam Yamara), Irene Fatagur, Hendrik Kelen, Kornelia Imbiri dan Marijen Bate.

Sementara itu, dalam pertemuan yang dilaksanakan di ruang rapat Setda Keerom, dari pihak Pemkab ada Wakil Bupati dan jajaran. Diantaranya, Trisiswanda Indra (Sekda), Edi Buntan (Asisten II), Yohana Waas (Asisten III), Vincent Jehandu (Inspektorat), Adolof Boryam (Kadistrik Mannem), Barmen Tambunan (DPMK). dan perwakilan dari pihak kepolisian Polres Keerom.

Dalam audiensi tersebut, para perwakilan warga Yamara menyampaikan aspirasi dan keluhan terkait Kepala Kampung Yamara yang di nilai tidak transparan dan diduga ada penyimpangan atau penyelewengan penggunaan anggaran.

Atas keluhan ini, Wakil Bupati kemudian menyampaikan bahwa pihak pemerintah telah menerima laporan ini dan akan segera menindaklanjutinya dengan menurunkan tim dari inspektorat dan lainnya guna mengecek kebenaran laporan atau pengaduan warga Yamara.

Usai pertemuan, Ketua Bamuskam, Aten Wenda dan salah satu tokoh perempuan, Marijen Bate, mengemukakan bahwa mereka membawa bukti-bukti penyimpangan dalam penggunaan dana-dana yang masuk ke kampung.

” Dari catatan kami, ada 17 item pelanggaran kepala kampung dan telah kami serahkan kepada Pemkab Keerom dalam pertemuan tadi. Karenanya kami meminta agar masalah ini segera ditindaklanjuti dengan menurunkan tim audit untuk memeriksa kondisi pekerjaan yang ada di kampung Yamara, ” jelas Marijen.

Hal senada dikemukakan juga oleh Ketua Bamuskam, Aten Wenda. Kami rasa yang kami sampaikan tadi sudah jelas, soal penggunaan uang di kampung harus transparan, kalau tidak jelas begini, maka kami minta Kepala Kampung Yamara harus turun dari jabatan,” pungkasnya. (azk)

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Jalin Korkom Bhabin Sura kulon Polsek Kapetakan Polres Ciko Inovasi jamblang Sampaikan pesan Kamtibmas kepada warga

25 January 2022 - 16:10 WIB

LSM GMBI mengrudug kantor yayasan Boedi Oetomo Cilacap

25 January 2022 - 14:35 WIB

SMP Negeri 1 karanganyar “Hijau Sekolahku, Indah Tamanku, Sehat Tubuhku dan Jernih Pikiranku”

25 January 2022 - 12:32 WIB

Cek Harga Minyak Goreng, Kapolres Subang Sambangi Pedagang Sembako Di Pasar Inpres Pamanukan

25 January 2022 - 11:28 WIB

Ditlantas Polda NTB Gelar Platihan Turjawali MotoGP Mandalika

25 January 2022 - 06:38 WIB

19 Lembaga Profesi Pers Mitra Kerja dan Keluarga Besar Diskominfo Lampung utara.

25 January 2022 - 06:10 WIB

Trending di Daerah