Menu

Mode Gelap
SMP Negeri 1 karanganyar “Hijau Sekolahku, Indah Tamanku, Sehat Tubuhku dan Jernih Pikiranku” Pengaruh Motivasi Terhadap Perkembangan Peserta Didik Babhin Lemahwungkuk Polres Ciko, edukasi pelajar dalam kelas Inovasi binmas Jamblang Bhabin Babadan Polsek Gunung Jati Polres Ciko Sampaikan Prokes 5m Covid 19 kepada warga Melalui Inovasi jamblang Kanit Binmas Polsek KPC Polres Ciko Ajak Harkamtibmas warga

Uncategorized · 12 Nov 2021 10:47 WIB ·

Rustam Saru : Usai PON XX Papua, Venue Yang Ada Agar Dapat Dirawat dan Dimanfaatkan


 Rustam Saru : Usai PON XX Papua, Venue Yang Ada Agar Dapat Dirawat dan Dimanfaatkan Perbesar

JAYAPURA | Usai Penyelenggaraan PON XX Papua tahun 2021, Wakil Walikota Jayapura berharap venue-venue yang telah digunakan dapat ditentukan pengelolahnya agar fasilitas tersebut bisa terawat dan dapat dimanfaatkan dengan baik.

“Kita minta secepatnya, dilakukan untuk memastikan siapa yang pelihara, siapa yang jaga, siapa yang rawat, siapa yang mengelola, kemudian kita komunikasi dengan Cabor-Cabor yang ada di Pemda-Pemda yang ada di Papua untuk mengelola itu,” ujar Rustan Saru selaku Wakil Walikota Jayapura saat dihubungi wartawan (11/11/2021) melalui telephon.

Selain itu, Rustan Saru juga berharap agar venue-venue yang tersedia dapat bermanfaat dengan diadakannya berbagai event olahraga.

“Mencari event-event apa yang ada disitu bertaraf Nasional yang diadakan di Papua, setelah itu termanfaatkan dengan baik kalau tidak nanti rusak dan bisa menjadi barang yang tidak bermanfaat,” kata Rustan.

Wakil Walikota juga menjelaskan ada 16 venue PON berstandar Nasional bahkan Internasional yang telah dibangun di Kota Jayapura

“Di Kota Jayapura ada 16 venue PON yang sudah dibangun dengan bentuk dan bertaraf Nasional bahkan Internasional dan itu diakui beberapa Kontingen yang datang kesini dan juga dari sisi kontruksinya juga membuktikan bahwa itu sangat luar biasa,” ucapnya

Ia juga mengatakan bahwa akan timbul masalah ketua venue-venue tersebut tidak segera ditentukan siapa yang mengelolah.

“Muncul suatu masalah ketika apa yang menjadi aset ini yang dikerjakan oleh Pemerintah Provinsi, juga Pemerintah Pusat tidak ditempatkan dengan baik, tentu ini perlu komunikasi antara Kota, Pemerintah Provinsi dengan KONI Papua dan KONI Kota, kita harus merumuskan aset-aset ini dikelola oleh siapa apakah dilimpahkan ke kota atau memang Provinsi yang kelola,” ujar Rustan Saru.

Selain komunikasi antar Pemerintah, Rustan Saru juga menambahkan perlu adanya komunikasi dengan pemilik hak ulayat dilokasi venue tersebut

“Itu tidak terlepas dari masyarakat adat sekitar PON itu karena masih dalam fasilitasnya hak layat adat yang masih memiliki seperti misalnya di Venue Dayung disitu yang berperan menjadi hak wilayahnya mereka, sehingga memang perlu dikomunikasikan antar instansi terkait dengan masyarakat adat,” pungkasnya.
(amrizul)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kasim Bin Rakman Berputus Asa Selama 17 tahun Mengalami Kelumpuhan

23 January 2022 - 13:27 WIB

Kapolres Cirebon Kota, hadiri pasar murah komoditas di PGC & himbau warga tetap prokes

18 January 2022 - 11:42 WIB

Sobat Purwati Spd , Berkarya untuk anak Negeri

16 January 2022 - 17:40 WIB

Inovasi Jamblang Bhabin kejaksan Polsek Utbar Polres Ciko Ajak warga Harkamtibmas seta prokes

16 January 2022 - 16:48 WIB

PERAHU JENIS COMPRENG TERGULING 2 (DUA) ABK TENGGELAM BELUM DITEMUKAN

15 January 2022 - 18:22 WIB

Prajurit Yonmarhanlan III peringati Hari Darma Samudera dengan melaksanakan upacara

15 January 2022 - 15:25 WIB

Trending di Uncategorized