Rumah Zakat Lakukan Wisuda ASI Ekslusif

  • Share

JOURNALNEWS – Rumah Zakat Indonesia Cabang Cirebon, memberikan apresiasi kepada Ibu-Ibu di Kelurahan Bojongsari, Blok Bungkul Barat, Kecamatan Indramayu, yang telah lulus memberikan Air Susu Ibu (ASI) Ekslusif selama 6 bulan sampai 2 tahun, dengan mengadakan kegiatan Wisuda ASI, Rabu (17/11/2021).

Kegiatan yang dilakukan di Posyandu Mawar, Blok Bungkul Barat, Bojongsari, Indramayu ini dihadiri oleh Camat Indramayu, Indra Mulyana, Branch Manager Rumaj Zakat Cirebon, Iman Handiman, Sekretariat Kelurahan Bojongsari, Manto & Bagian Pengelolaan Gizi Dinas Kesehatan Indramayu, Juanda.

M. Toha, Relawan Inspirasi Desa Bojongsari yang juga Koordinator Wilayah (Korwil) Jawa Barat Rumah Zakat Indramayu mengatakan, ada 40 Ibu yang telah lulus ASI & diberikan sertifikat sebagai bentuk penghargaan.

“Wisuda ASI ini sebagai tanda penghargaan atas jasa seorang Ibu yang telah memberikan ASI eksklusif kepada anaknya,” katanya.

Ia juga mengungkapkan bahwa di Kelurahan Bojongsari termasuk dalam Lokasi Khusus (LOKUS) stunting.

“Ada 20 anak yang terkena kasus stunting disini, oleh sebab itu Rumah Zakat rutin melakukan Pemberian Makanan Tambahan (PMT),” ucap Toha.

Hal senada juga disampaikan oleh Branch Manager Rumah Zakat Cabang Cirebon, Iman Handiman yang mengatakan bahwa Wisuda ASI ini dilakukan selain untuk memberikan penghargaan, juga sebagai bentuk dukungan & motivasi bagi para Ibu menyusui.

Selain itu, Iman menjelaskan pentingnya ASI dan asupan gizi pada anak dalam 1000 hari pertama hidupnya, agar terhindar dari stunting.

“Stunting terjadi jika pada 1000 hari pertama anak tidak terpenuhi gizinya. Maka dari itu, harusnya para Ibu semakin sadar akan pentingnya ASi karena tidak hanya berdampak pada pertumbuhan fisik anak, namun berpengaruh bagi kecerdasannya juga,” terangnya.

“Apalagi ASI itu pemberian Tuhan yang tentu saja gratis, tetapi banyak sekali fungsinya,” imbuh Iman.

Baca Juga  Kejagung Imbau Jajaran Kejaksaan Agar Berhati Nurani Dalam Penegakan Hukum

Sementara itu, Bagian Pengelolaan Gizi Dinkes Indramayu, Juanda menerangkan bahwa tahun lalu, baru 56 persen Ibu di Indramayu yang memberikan ASI ekslusif.

“Masih banyak PR kita dalam penanggulangan masalah gizi karena, Ibu-ibu belum sadar akan pentingnya ASI,” tandasnya.

Masih dikatakan Juanda, Pemerintah Daerah Indramayi telah melakukan kampanye ASI serta pelatihan-pelatihan melalui Kader Posyandu.

“Kami tidak hanya memberikan informasi tentang pentingnya ASI, tapi juga soal pemberian makan bayi & anak, serta asupan makanan Ibu Hamil,” ungkapnya.

Sedangkan Camat Indramayu, Indra Mulyana yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, memberi apresiasi kepada Rumah Zakat Cabang Cirebon.

“Ini sesuai dengan visi misi yang digalakan oleh Pemda Indramayu, karena kita sedang mengentaskan angka stunting, dan Rumah Zakat telah memberikan pendampingan kepada orang tua yang memiliki balita,” tuturnya.

Selain memberikan bingkisan & sertifikat Wisuda ASI, Rumah Zakat juga menyerahkan bantuan kit kesehatan yang dapat digunakan untuk menunjang kegiatan di Posyandu.(NR)

  • Share