Peringati Tahun Baru Hijriyah, Paguyuban Pancar Jagat Santuni Ratusan Anak Yatim

  • Share

SUBANG//- Tahun baru Islam atau Hijriah bagi sebagian daerah di Indonesia, diperingati dengan tradisi yang cukup unik. Berbagai tradisi perayaan Tahun Baru Hijriah biasanya merupakan turun-temurun atas budaya dan unsur islami yang ada.

Tahun Baru 1443 Hijriah kali ini jatuh pada tanggal 10 Agustus 2021. Bagi sebagian umat islam di Indonesia, momen ini tak hanya dijadikan momen sakral dengan berdoa, namun juga berbagai tradisi.

Seperti halnya yang dilakukan oleh Paguyuban Pancar Jagat pada Selasa (10/8/2021), menggelar beberapa kegiatan tradisi dan budaya yang dimulai dari pawai obor antar musholla/majlis ta’lim, santunan anak yatim, doa bersama, penampilan wayang golek, Pencak silat, debus.

Dedi Suandi selaku Sekretaris Paguyuban mengatakan bahwa paguyuban tersebut sudah berdiri sejak taun 90an, dan sudah 9 tahun berturut-turut menggelar kegiatan rutin.

“Paguyuban Pancar Jagat yang dipimpin oleh Ki Salim yang berdomisili di Desa Lengkongjaya, Kecamatan Pamanukan ini sudah berdiri sejak tahun 90-an, dan kami juga sudah melakukan banyak kegiatan rutin seperti, pengajian mingguan, Tawasul kliwonan, Maulidan, Rajaban, Santunan anak yatim setiap Muharram dan banyak kegiatan lainnya,” kata Dedi

Dedi juga menjelaskan bahwa Paguyuban tersebut merupakan wadah generasi bangsa untuk mengembangkan norma agama, sosial dan kebangsaan.

“Kita rekrut anak-anak muda generasi bangsa untuk kita bimbing, kita arahkan kepada hal-hal yang positif, itulah salah satu tujuan kami dalam paguyuban ini,” jelasnya

Dedi juga berharap paguyuban Pancar Jagat dapat lebih bermanfaat untuk masyarakat.

“Yaa.. saya harap orang-orang paguyuban ini bisa lebih bermanfaat khususnya untuk masyarakat pantura, umumnya masyarakat Kabupaten Subang,” harapnya

Dalam kegiatan peringatan Tahun Baru Hijriyah kali ini juga dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat.

Baca Juga  Takut Diajak Diskusi Bupati Pamekasan Kabur Tinggalkan Massa Aksi

Gilang Nugraha

SUBANG//- Tahun baru Islam atau Hijriah bagi sebagian daerah di Indonesia, diperingati dengan tradisi yang cukup unik. Berbagai tradisi perayaan Tahun Baru Hijriah biasanya merupakan turun-temurun atas budaya dan unsur islami yang ada.

Tahun Baru 1443 Hijriah kali ini jatuh pada tanggal 10 Agustus 2021. Bagi sebagian umat islam di Indonesia, momen ini tak hanya dijadikan momen sakral dengan berdoa, namun juga berbagai tradisi.

Seperti halnya yang dilakukan oleh Paguyuban Pancar Jagat pada Selasa (10/8/2021), menggelar beberapa kegiatan tradisi dan budaya yang dimulai dari pawai obor antar musholla/majlis ta’lim, santunan anak yatim, doa bersama, penampilan wayang golek, Pencak silat, debus.

Dedi Suandi selaku Sekretaris Paguyuban mengatakan bahwa paguyuban tersebut sudah berdiri sejak taun 90an, dan sudah 9 tahun berturut-turut menggelar kegiatan rutin.

“Paguyuban Pancar Jagat yang dipimpin oleh Ki Salim yang berdomisili di Desa Lengkongjaya, Kecamatan Pamanukan ini sudah berdiri sejak tahun 90-an, dan kami juga sudah melakukan banyak kegiatan rutin seperti, pengajian mingguan, Tawasul kliwonan, Maulidan, Rajaban, Santunan anak yatim setiap Muharram dan banyak kegiatan lainnya,” kata Dedi

Dedi juga menjelaskan bahwa Paguyuban tersebut merupakan wadah generasi bangsa untuk mengembangkan norma agama, sosial dan kebangsaan.

“Kita rekrut anak-anak muda generasi bangsa untuk kita bimbing, kita arahkan kepada hal-hal yang positif, itulah salah satu tujuan kami dalam paguyuban ini,” jelasnya

Dedi juga berharap paguyuban Pancar Jagat dapat lebih bermanfaat untuk masyarakat.

“Yaa.. saya harap orang-orang paguyuban ini bisa lebih bermanfaat khususnya untuk masyarakat pantura, umumnya masyarakat Kabupaten Subang,” harapnya

Dalam kegiatan peringatan Tahun Baru Hijriyah kali ini juga dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat.

Baca Juga  Muspika Meurah Mulia Pastikan Pilciksung Keude Karieng Aman Dan Kondutif

Gilang Nugraha

  • Share