Menu

Mode Gelap
Dekat bersahabat sat binmas Polres Cirebon Kota edukasi ke penjaga sekolah Tingkatkan Hasil Usaha, Primkopti Indramayu Kerjasama dengan Perum Bulog Sambut HUT RI Ke- 77, Pemkab Keerom Gelar Festival Band Merah Putih memperebutkan Piala Bupati Keerom Meriahkan CJR, Anni Versary ke 7 tahun, Driver semakin erat silaturahmi, Giat Patroli Dialogis Dalam Rangka memelihara Kamtibmas aman kondusip antisipasi C3, dan tawuran, diwilayah Hukum Polsek Susukanlebak.

Berita · 5 Agu 2022 20:04 WIB ·

Media Berperan Penting Sosialisasikan Kinerja Kodim Batang


 Media Berperan Penting Sosialisasikan Kinerja Kodim Batang Perbesar

Batang – Tak hanya bersinergi dengan jajaran Forkopimda dan seluruh kalangan masyarakat, Letkol Inf Ahmad Alam Budiman yang mulai bertugas sejak 18 Juni 2022, sebagai Dandim 0736/Batang pun berupaya menjalin kemitraan dengan rekan media di Kabupaten Batang.

Kegiatan Coffee Break dan Insan Jurnalistik yang dikemas santai, membuat suasana akrab itu dirasakan oleh puluhan rekan media yang hadir di Aula Makodim 0736/Batang, Jumat (5/08/22).

Alam mengatakan, media sangat berperan penting dalam mensosialisasikan seluruh kinerja jajaran Kodim Batang, sehingga masyarakat mengetahui secara gamblang kegiatan yang dilakukan TNI selain tugas perang.

“Setelah bergabung bersama grup Mitra Kodim, saya bisa melihat langsung informasi – informasi positif seputar kegiatan Kodim Batang yang dikabarkan rekan-rekan media. Terima kasih atas segala informasi yang rekan media publikasikan,” ungkapnya.

Selain itu, Kodim Batang memiliki tugas ganda yakni membantu Pemda dalam penanganan masalah pangan, dengan melakukan penanaman jagung yang seluruh hasilnya nanti diberikan kepada masyarakat.

Permasalahan stunting yang belum tertangani secara maksimal pun menjadikan Kodim memiliki kewajiban yang sama untuk berupaya menekan bahaya stunting.

“Saya sangat kaget, ternyata dari 5.783 balita, ada 661 balita yang dikategorikan stunting,” bebernya.

Ia (Dandim) juga menegaskan, apabila penanganan stunting tidak maksimal, dikhawatirkan akan sangat berpengaruh ke tingkat kecerdasan anak.

Hal lain yang masih dicemaskan masyarakat adalah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menjangkiti ternak berkuku belah seperti kerbau, sapi dan kambing.

“Walaupun daerah yang paling rawan PMK di Jawa Timur, bukan berarti kewaspadaan kita berkurang,” tegasnya.

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Batang, Kutnadi juga mengatakan, sinergi sangat diperlukan dalam menjalankan tugas. Sebagai jurnalis tentu memiliki sudut pandang masing-masing dalam mengartikan sebuah peristiwa.

“Tapi perbedaan itu bisa dikemas dengan kebersamaan. Dan di sinilah kita menjalin kebersamaan dengan terus berkomunikasi yang baik antara Dandim dengan rekan media,” tandasnya. Kita tidak boleh membedakan antara PWI dan PWO yang terpenting, kita sama-sama berjalan sesuai koredor sebagai insan jurnalis, “tandas Kutnadi”.

(Pen-0736/Hr)

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Hamsyi Djamhari Ketua FKDM Kaltim Tekankan Waspada Dini Terhadap Radikalisme

2 Agustus 2022 - 14:11 WIB

Pakar : Jokowi Gagal Paham soal Fungsi Istana Negara

31 Juli 2022 - 11:41 WIB

Gagasan Kepsek Mitra Bhakti, sangat direspons oleh orang tua murid

28 Juli 2022 - 17:01 WIB

Viral Terkait Video Oknum Polisi Di Media Sosial

27 Juli 2022 - 08:57 WIB

Piter Gusbager Resmi Pimpin HKTI Papua Masa Bakti 2022-2027

25 Juli 2022 - 20:48 WIB

Ilham Ilyas Penggagas SHR Dukung Dibentuknya Satgas Anti Illegal Export BBM Solar

25 Juli 2022 - 17:03 WIB

Trending di Berita Pilihan