Menu

Mode Gelap
PTBA Turut Sukseskan Pemilihan Bujang Gadis Serasan 2022 Bupati Tanggamus Hj Dewi Handajani Menghadiri Sekaligus Membuka Kegiatan Tasyakuran Milad ‘Aisyiyah Ke 105 Mendengar Keluhan Warga Wabup Cirebon Bergegas Turun Ke Lapangan Berikan Bantuan Kursi Roda Dan Sembako. Bupati Lahat Buka Rapat Paripurna DPRD DPD Pemuda Saireri Keerom Siap Gelar Rakerda Untuk Rumuskan Program Kerja

Internasional · 29 Jun 2021 13:03 WIB ·

Konjen RI Jeddah Ajak Pegiat Medsos Pahami Etika dan Aturan Bermedia Sosial


 Eko Hartono, Konsul Jenderal (Konjen) RI Jeddah Perbesar

Eko Hartono, Konsul Jenderal (Konjen) RI Jeddah

JOURNAL NEWS | Konsul Jenderal (Konjen) RI Jeddah Eko Hartono mengajak pegiat media sosial, khususnya YouTube, agar memahami etika dan rambu-rambu dalam berkreasi melalui platform digital.

Ajaka itu disampaikan Konjen di hadapan para peserta pertemuan komunitas WNI pencipta konten (content creator) dalam sebuah pertemuan yang mengupas seputar pemahaman mengemas dan mengunggah konten media sosial yang aman sesuai ketentuan yang berlaku di Arab Saudi.


Berkreasi dengan media sosial, kata Konjen, bisa bermanfaat bagi orang lain dan mendatangkan keuntungan ekonomi luar biasa. Namun, jika tidak berhati-hati, pembuatnya bisa berakhir di penjara..

Pembuat konten harus memiliki wawasan yang mendalam dan bertanggung jawab atas kebenaran konten yang disampaikan kepada masyarakat, berdasarkan sumber atau refrensi yang kredibel agar tidak menimbulkan kesimpang-siuran dan membingungkan masyarakat..


“Anda sebagai YouTuber, pada level tertentu, dianggap sebagai public figure yang dapat mempengaruhi opini masyarakat. Mari lebih bertanggug jawab, lebih berilmu saat mengunggah konten” ucap Konjen.


Konjen Eko Hartono mengungkapkan, dari 34 juta lebih penduduk Arab Saudi, sekitar 33 juta di antaranya memiliki akses terhadap internet dan media sosial. Oleh sebab itu, Pemerintah Arab Saudi memanfaatkan aplikasi digital untuk mengatur dan melayani warganya..
“Mau haji, mau umrah, mau ibadah lainnya, semuanya pake aplikasi,” lanjut Konjen.


Mengingat dampaknya yang begitu besar terhadap kehidupan masyarakat, Pemerintah Arab Saudi membentengi ketertiban umum dan penegakan kedisiplinan warganya dengan ketentuan dan pengawasan yang cukup tegas..
“Jadi, Pemerintah Saudi begitu kuat dalam memonitor warganya. Kita harus hati-hati. Belum lagi mata dan telinga di mana-mana,” kata Konjen mengingatkan para peserta pertemuan.

Konjen menyatakan prihatin karena masih ada WNI yang mengunggah konten-konten yang tidak pantas dan tidak peka terhadap adat istiadat yang berlaku di negara tempat dia tinggal, termasuk privacy orang, seperti merekam dengan video rumah majikan beserta isinya dan mengunggahnya melalui akun pribadinya .


“Kalau tidak hati-hati dan tidak minta izin, bisa dituntut. Mari kita coba pahami lebih dalam ketentuan Arab Saudi, bagaimana etika kita dalam bermedia sosial. Jangan sampai kita berurusan dengan hukum,” pesan Konjen..

Selain dihadiri sebanyak 12 peserta content creator dari kalangan Pekerja Migran Indonesia dan mahasiswa, pertemuan yang berlangsung Minggu, 27 Juni 2021 di Madinah dihadiri Pelaksana Fungsi (PF) Pensosbud-1 merangkap Kepala Kanselerai KJRI Jeddah Siti Nizamiyah, PF Pensosbud 2 dan 3, Akhmad Baihaqie dan Tubagus Muhammad Nafia.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Indonesia Galang Dukungan untuk Palestina Melalui Pertemuan Luar Biasa OKI

28 April 2022 - 04:20 WIB

Open-Ended Meeting of the Executive Committee at the Level of Permanent Representative membahas eskalasi konflik Israel-Palestina

28 April 2022 - 04:08 WIB

KJRI Jeddah Kembali Selamatkan Uang PMI Senilai Rp523 Juta                                                              

17 March 2022 - 19:31 WIB

KJRIJeddah Selamatkan Gaji 3 PMI Senilai Rp579,7 Juta di Yandu Khamis Musheit

15 February 2022 - 20:21 WIB

Sambut Hari Bhakti Imigrasi ke-72, Konjen RI Jeddah Ajak Staf Tingkatkan Integritas Diri 

27 January 2022 - 06:17 WIB

Ridwan Kamil Terima Penghargaan Kolektif Arsitektur Masjid dari Yayasan Abdullatif Alfozan di Madinah

17 December 2021 - 08:01 WIB

Trending di Internasional