Menu

Mode Gelap
PTBA Turut Sukseskan Pemilihan Bujang Gadis Serasan 2022 Bupati Tanggamus Hj Dewi Handajani Menghadiri Sekaligus Membuka Kegiatan Tasyakuran Milad ‘Aisyiyah Ke 105 Mendengar Keluhan Warga Wabup Cirebon Bergegas Turun Ke Lapangan Berikan Bantuan Kursi Roda Dan Sembako. Bupati Lahat Buka Rapat Paripurna DPRD DPD Pemuda Saireri Keerom Siap Gelar Rakerda Untuk Rumuskan Program Kerja

Berita Pilihan · 4 Jul 2021 07:28 WIB ·

Ketua Fowarka Agus Sugiharta Tekankan Agar Korupsi BPNT Segera Diusut Tuntas!


 Ketua Fowarka Agus Sugiharta Tekankan Agar Korupsi BPNT Segera Diusut Tuntas! Perbesar

Rohil–Agus Sugiharta Ketua Forum Wartawan Keadilan (Fowarka) menekankan agar segera diusut tuntas indikasi adanya dugaan korupsi yang dilakukan seorang penyalur inisial W belum lama ini menyalurkan bantuan sembako berupa beras dan telor program unggulan Kementrian Sosial (BPNT) Dikecamatan Palika Kabupaten Roka Hilir. Dugaan korupsi tersebut terjadi pada pengadaan bahan sembako Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Dari Kementrian Sosial yang disalurkan kemasyarakat palika Kabupaten Rokan Hilir. Ini disampaikan kepada para awak media melalui daring, Minggu (4/7).

Untuk diketahui ini berdasarkan dari adanya ketidak sesuaian kualitas dan kuantitas barang dan juga ditemukan adanya pengurangan timbangan pada beras sembako Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dalam program bantuan sembako Kabupaten Rokan Hilir 2020 dan 2021 diKecamatan Palika.

Salah satu masyarakat Palika sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tidak mau disebut namanya menyampaikan kepada awak media Sabtu (12/06/2021) ia sangat merasa kecewa dan kesal kepada seorang penyalur (BPNT) yang berinisial W.

“Ini sudah jelas laporan dari masyarakat yang sudah dihimpun sekian lama, bahwa penyaluran dana BPNT di Kabupaten Rokan Hilir diduga kuat ada mark up, tidak sesuai dengan buku pedoman sembako 2020 dan tidak sesuai prinsip 6T (Tepat Sasaran, Tepat Harga, Tepat Jumlah, Tepat Mutu, Tepat Waktu dan Tepat Administrasi) yang sangat merugikan Keluarga Penerima Manfaat (KPM). “Ujar Agus.

“Sejak pandemi BPNT Covid-19 mendapat tambahan anggaran yang semula satu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Rp150 ribu menjadi Rp200 ribu. Ini menjadi salah satu program PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional) di bidang pemulihan ekonomi perlindungan sosial. “Tanggapnya.

“Setelah adanya informasi dari masyarakat sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM) awak media langsung menghubungi dan konfirmasi kepada seorang penyalur BPNT yang berinisial W, yang diduga kuat korupsi. Saat awak media menghubungi inisial W, ia tidak menjawab hingga berita ini ditayangkan. “Tutur Agus.

Sebagai informasi, insan media juga menghubungi TKSK yang bekerja sebagai pengawas dari Kemensos. dan mempertanyakan Terkait kualitas dan kuantitas barang yang disalurkan kemasyarakat palika dan juga mempertanyakan siapa penyalur untuk Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) diwilayah Pasir Limau Kapas.

TKSK dari Kemensos juga .menyampaikan beras itu berasal dari inisial W.

Saat awak media mengetahui untuk penyaluran BPNT dipalika kuat dugaan korupsi yang berinisial W. awak media ini langsung menjumpai Kepala Dinas Sosial Kabupaten Rokan Hilir di ruang kerjanya. saat ditanya mengenai penyaluran BPNT yang disalurkan oleh inisial W ini. Kepala Dinas Sosial menjawab dan menyampaikan. “Hingga saat sekarang dari awal 2021 sampai hari ini penyalur belum ada koordinasi dengan Dinas Sosial Rohil. dan sepucuk surat pun belum ada dikeluarkan dan dan belum ada masuk kedinas, “terang Kadis Dinsos.

Untuk pemanggilan Inisial W mungkin sudah kesekian kalinya menanggapi hal itu Aktifis Kabupaten Rokan Hilir meminta kepada Pihak penegak Hukum Kapolres Rohil beserta Kajari Rohil untuk memeriksa kebenarannya dan segera menindak lanjuti adanya dugaan korupsi program pengadaan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dari Kementrian Sosial di Kecamatan Pasir Limau Kapas Kabupaten Rokan Hilir.

Laporan: Jal

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

QR Polsek Kedawung Polres Ciko Polda Jabar , sambang Patroli , monitoring Kamtibmas di masa PPKM Level 1

19 May 2022 - 16:59 WIB

Pengembang inprastruktur Jalan Rabat Beton Sosial dan Ekonomi Wilayah (PISEW) di Desa Tanjung Waras, Kecamatan Bukit Kemuning di Duga Asal Jadi.

19 May 2022 - 10:57 WIB

Himbau Kamtibmas Bhabin Kasepuhan Polsek Lemahwungkuk Polres Ciko sambang warga

18 May 2022 - 15:16 WIB

Mantan Kades Paduraksa Empat Lawang Dilaporkan ke Polda Sumsel Dugaan Sunat Dana BLT

13 May 2022 - 20:48 WIB

Status Legalitas Pelabuhan Tikus di Tanjung Pinggir Dipertanyakan

10 May 2022 - 18:32 WIB

KEPALA DESA SUKADAMAI KECAMATAN JEROWARU MANGKIR DARI TUGAS DI AWAL MASUK KERJA

9 May 2022 - 18:47 WIB

Trending di Sorot