Jaksa Jebloskan Koruptor Proyek Embung ke Penjara

  • Share

INDRAMAYU – Kejaksaan Negeri (Kejari) Indramayu jebloskan Hadi Joko Pramono, oknum PNS Kepala UPTD BPP Haurgeulis & Gantar Dinas Pertanian Indramayu, yang melakukan korupsi proyek embung di Desa Balareja, Kecamatan Gantar, Indramayu, ke penjara.

Terdakwa Hadi Joko Pramono, yang dalam proyek embung tersebut merupakan salah satu anggota panitia pemeriksa dan penerima hasil pekerjaan, dianggap telah melakukan hal yang bertentangan dengan Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) nomor 52 tentang Petunjuk Operasional Pengelolaan Dana Alokasi Khusus Fisik Bidang Pertanian. Karena ia secara langsung turut serta dalam pekerjaan pembangunan yang seharusnya dilakukan secara Swakelola Padat Karya.

Hal ini diterangkan oleh Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Indramayu, Iyuz Zatnika kepada media, pada Kamis, (01/07/2021).

“Perkara ini berawal dari adanya dana alokasi khusus tahun 2019 bagi Kelompok Tani (Poktan) Pasir Muncang II di Desa Balareja, Kecamatan Gantar, yang pelaksanaannya ditetapkan swakelola berdasarkan Permentan. Lalu, terdakwa selaku pemeriksa pekerjaan di Dinas Pertanian membuat kesepakatan dengan ketua Poktan, Cala Afifudin, agar proyek pembangunan embung dipegang atau dilaksanakan oleh terdakwa, dengan memberi imbalan sebesar Rp. 5.000.000,- kepada Ketua Poktan,” terangnya.

Baca Juga  Kejaksan Polsek Utbar Polres Ciko salurkan Bansos Sembako Dari Polri Kepada Masyarakat Yang Terdampak Covid-19
Writer: Niken REditor: Kusnandar
  • Share