Menu

Mode Gelap
Webinar P3S dengan tema “Rizal Ramli Capres Potensial Pilihan Rakyat” via Zoom Meeting yang Atlet Wadokai Kabupaten Keerom Raih Juara III Umum Wadokai Day Karate Open Tournament 2022 Sulsel Kades Ciherang, gelar pengajian untuk warganya, Pesawat AMA Jenis PK-RCQ, Menggalami Kecelakaan Di Distrik Senggi, Kab. Keerom Himbau Kamtibmas Bhabinkamtibmas Kesambi Polsek Kesambi Polres Ciko Sambangi warga

Headline · 30 May 2022 14:08 WIB ·

Dirjen Zudan Ingatkan Dinas Dukcapil, Agar Bekerja Cepat Kunci Utamanya Disiplin Diri


 Dirjen Zudan Ingatkan Dinas Dukcapil, Agar Bekerja Cepat Kunci Utamanya Disiplin Diri Perbesar

JAKARTA, – Pekerjaan administrasi kependudukan dan pencatatan sipil, ternyata bukan semata bersifat administratif, tapi ada nilai-nilai humanism universal dalam melindungi segenap bangsa.

Timbul pertanyaan, mengapa ada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) yang pekerjaannya bagus, cepat selesai dan hasilnya tuntas. Tetapi ada juga Dinas Dukcapil yang lalai dan lambat.

“Kunci utamanya disiplin diri. Disiplin meliputi nilai-nilai, sikap, perilaku,” ujar Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, SH, MH lewat keterangan videonya, dikutip Senin (30/5/2022).

Prof. Zudan mengungkapkan, selama 7 tahun menjadi Dirjen Dukcapil sudah mengunjungi lebih dari 400 Kabupaten Kota melihat kunci keberhasilan dinas-dinas Dukcapil yang hebat, bagus, kreatif, dan layanannya cepat karena disiplin.

“Disiplin meliputi nilai-nilai, sikap, perilaku. Yang pertama dia taat, patuh pada aturan. Kemudian waktu, yang ketiga menjalankan apa yang seharusnya dilakukan. Itu kunci utamanya. Sedangkan yang Dinas Dukcapil yang lalai dan lambat karena tidak disiplin,” tuturnya.

“Jadi, rekan-rekan Dukcapil ayo kita disiplin diri, taati aturan, tepat waktu. Kemudian, jangan lupa lakukan apa yang seharusnya anda lakukan demi semua masyarakat berbahagia dengan layanan Adminduk,” ucapnya.

Dalam kesempatan lain, Dirjen Zudan berseloroh bahwa aparat Dukcapil semuanya memiliki pabrik pil sabar. “Walau dibully oleh masyarakat kami tetap bekerja dengan penuh semangat,” ujarnya.

Lebih lanjut dia mengungkapkan, agar bisa menggerakkan aparaturnya di 514 kabupaten/kota, 34 provinsi serta 7.400 kecamatan, selain menggunakan pendekatan transformasi, orkestrasi dan mobilisasi, Dukcapil harus membangun kebersamaan melalui budaya kerja atau working culture.

“Agar terwujud kekompakan kita membangun tahapan Dukcapil BISA. Ini merupakan satu semangat membangun kebersamaan. BISA adalah singkatan, B: Berkarya, I: Inovasi dan Inisiatif, S: Sabar namun penuh semangat, dan A: Adaptif dan amanah. BISA adalah budaya kerja yang Dukcapil bangun agar memiliki semangat yang sama di seluruh Indonesia,” jelas Dirjen Zudan.

Menurutnya, Negara itu dibentuk untuk membahagiakan masyarakat. Begitu juga Dukcapil ada itu pun untuk masyarakat yang berada di mana pun tanpa mengenal diskriminasi. Pihaknya menyadari wilayah Indonesia yang sangat luas ini memerlukan ASN peyelenggara negara yang tangguh.

Maka kami wajib melakukan layanan yang kami sebut jemput bola dengan mendatangi penduduk Indonesia yang belum tersentuh layanan administrasi kependudukan di mana pun mereka berada apa pun keadaan mereka,” kata Dirjen Dukcapil.

Untuk itu, Dirjen Zudan berpesan agar para punggawa Dukcapil jangan cepat mengeluh atau menyerah. “Tidak mungkin Allah SWT kalah dengan pabrik gembok yang menjual gembok lengkap dengan kuncinya. Begitu juga Allah sudah menyiapkan solusi saat memberikan masalah. Mengeluh, itu bukan jiwa miltansi yang kita bangun di Dukcapil,” pungkas Dirjen Zudan.

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Mengapa NIK di KTP dan KK Berbeda? Dirjen Zudan: Solusinya Gunakan KTP-el

25 June 2022 - 17:18 WIB

Rayakan HUT ke-22, APKASI Diharapkan Makin Memantapkan Komitmen dan Eksistensi

20 June 2022 - 05:38 WIB

Prof Siti Zuhro: Jakarta Memerlukan Sosok Yang Tranformatif Dan Inovatif, Kriteria Itu Tepat Untuk Dirjen Dukcapil Prof Zudan

18 June 2022 - 11:16 WIB

Kemendagri Ingatkan RKPD Tahun 2023 Provinsi Jawa Barat Perhatikan Target Kinerja

18 June 2022 - 05:41 WIB

Dari 9 Capres, Direktur P3S Tempatkan Rizal Ramli Yang Paling Pro Rakyat

16 June 2022 - 07:38 WIB

Ditjen Bina Bangda: Penerapan SPM Menjadi Indikator Kinerja Pemerintah Daerah Dapat Reward

25 May 2022 - 12:38 WIB

Trending di Headline