Menu

Mode Gelap
PTBA Turut Sukseskan Pemilihan Bujang Gadis Serasan 2022 Bupati Tanggamus Hj Dewi Handajani Menghadiri Sekaligus Membuka Kegiatan Tasyakuran Milad ‘Aisyiyah Ke 105 Mendengar Keluhan Warga Wabup Cirebon Bergegas Turun Ke Lapangan Berikan Bantuan Kursi Roda Dan Sembako. Bupati Lahat Buka Rapat Paripurna DPRD DPD Pemuda Saireri Keerom Siap Gelar Rakerda Untuk Rumuskan Program Kerja

Papua · 21 Jul 2021 20:34 WIB ·

BUPATI KEEROM : “MARI BEKERJASAMA MENJAGA KEEROM DARI LONJAKAN COVID 19


 BUPATI KEEROM : “MARI BEKERJASAMA MENJAGA KEEROM DARI LONJAKAN COVID 19 Perbesar

KEEROM (PAPUA) -//
” Bagi para Kepala Distrik dan Kepala-kepala Kampung yang pura-pura tidak tau atau malas tau kepada masyarakatnya yang tidak mematuhi protokol kesehatan, saya tidak segan-segan akan mencopot mereka dari jabatannya,” tegas Bupati Keerom Piter Gusbager, S.hut, MUP, pada Rabu, (21/07/2021) di Balai Lingkungan Hidup Arso Swakarsa, Distrik Arso.

Hal tersebut disampaikannya di sela-sela kegiatan jelang Hut KNPI ke-47 di Kabupaten Keerom. Ia juga meminta kepada semua pihak untuk dapat berkerjasama memberikan himbauan ke seluruh masyarakat Keerom agar selalu mematuhi prokes 5 M, guna menekan laju penyebaran covid19 di Kabupaten Keerom,” jelasnya.

Lebih lanjut Bupati mengatakan hingga saat ini data komulatif covid19 di kabupaten Keerom sudah hampir mendekati 300 kasus. Pasien yang dirawat atau diisolasi ada 235 orang, dan yang meninggal dunia mencapai 19 orang.

” Secara nasional memang Kabupaten Keerom masuk dalam zona hijau, tapi secara lokal Papua, Kabupaten Keerom dalam minggu terakhir ini mengalami lonjakan kasus covid19 hampir 2 kali lipat. Sehingga Pemkab Keerom menghimbau kepada semua pihak untuk bekerja sama, TNI/Polri, Tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh perempuan, kepala distrik, dan kepala kampung, untuk terus menghimbau kepada masyarakat agar terus menerapkan prokes”, kata orang nomor 1 di Kabupaten Keerom tersebut.

Menurutnya ia, Pemerintah tidak akan bisa mengatasi persoalan covid19 tanpa adanya kerjasama dan dukungan juga kesadaran dari seluruh masyarakat Keerom, dan tidak akan mudah terselesaikan.

” Jika masyarakat tidak disiplin, maka Keerom termasuk dalam daerah yang juga akan diterapkan PPKM. Jika pemerintah menerapkan PPKM maka semuanya akan mengalami kesulitan,” tutur Bupati.

” Semua akan menjadi sulit karena aktivitas kita akan dibatasi. Maka sebelum kita masuk dalam situasi itu, mari terus disiplin menggunakan protokol kesehatan.

” Pemerintah Pusat, pemerintah provinsi, kabupaten/kota terus berupaya bekerja keras untuk mengatasi masalah covid19. Dan dengan komitmen bersama dalam menekan laju penyebaran covid19,” ujarnya.

” Untuk itu mari sama-sama menjaga Keerom dari lonjakan Covid19, dan kepada para nakes saya meminta tetap layani para pasien lain di RS demi alasan kemanusiaan. Tidak ada pasien yang tidak tertolong, semua pasien, penyakit apa pun tetap mendapat perhatian dari para nakes,” tutupnya.(amrizul)

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPD Pemuda Saireri Keerom Siap Gelar Rakerda Untuk Rumuskan Program Kerja

20 May 2022 - 17:55 WIB

Lagi, FKDB Siap Dorong Ekosistem Pertanian dan Kemandirian Masyarakat Asli Papua

20 May 2022 - 08:46 WIB

Kunker Ke Papua, Pangkogabwilhan 3 Bertemu Toga dan Tomas

17 May 2022 - 20:59 WIB

Bupati Keerom Kunjungi Warga Korban Kebakaran Arso Timur, Warga Minta Di Permudah Pengurusan Surat-Surat Penting

12 May 2022 - 22:24 WIB

Terlibat Pengrusakan Rumah dan Kendaraan, Oknum Kepala Kampung Ditetapkan Sebagai Tersangka

11 May 2022 - 06:30 WIB

Bupati Apresiasi Kehadiran ASN di Hari Pertama Masuk Kantor Pasca Libur Lebaran

10 May 2022 - 08:31 WIB

Trending di Papua