Menu

Mode Gelap
Babhin Lemahwungkuk Polres Ciko, edukasi pelajar dalam kelas Inovasi binmas Jamblang Bhabin Babadan Polsek Gunung Jati Polres Ciko Sampaikan Prokes 5m Covid 19 kepada warga Melalui Inovasi jamblang Kanit Binmas Polsek KPC Polres Ciko Ajak Harkamtibmas warga Inovasi Jamblang Bhabinkamtibmas Tuk Polsek Kedawung Polres Ciko, himbau warga Prokes covid 19 di masa Pandemi Jalin Korkom Bhabin Sura kulon Polsek Kapetakan Polres Ciko Inovasi jamblang Sampaikan pesan Kamtibmas kepada warga

Daerah · 9 Nov 2021 20:34 WIB ·

Bupati Dorong Generasi Milenial Kabupaten Cirebon Berminat Jadi Petani


 Bupati Dorong Generasi Milenial Kabupaten Cirebon Berminat Jadi Petani Perbesar

KABUPATEN CIREBON.- Bupati Cirebon Drs.H. Imron, M.Ag, mendorong generasi milenial di Kabupaten Cirebon, memiliki minat menjadi petani. Hal tersebut lantaran sektor pertanian terbukti tidak terpuruk akibat pandemi Corona virus disease 2019 (Covid-19).

Imron mengatakan, Kabupaten Cirebon awalnya merupakan salah satu lumbung padi di Jawa Barat. Namun, seiring waktu berjalan, regenerasi petani di wilayahnya itu tidak berjalan dan menyisakan petani berusia 40 tahun ke atas.

“Saya adalah keluarga petani, terbiasa bertani dan waktu itu petani muda sangat banyak. Tetapi, bergulirnya zaman, profesi petani mulai ditinggalkan anak muda karena dianggap kurang menjanjikan,” kata Imron saat Sosialisasi Petani Milenial di Ruang Paseban, Setda Kabupaten Cirebon, Sumber (9/11/2021).

Imron mengatakan, regenarasi petani perlu dilakukan lantaran kebutuhan pangan bakal terus meningkat. Bila proses regenerasi tidak berjalan, dikhawatirkan bakal terjadi krisis pangan.

“Kalau generasi milenial tidak tertarik, nanti akan membeli kebutuhan pangan dimana,” katanya.

Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Jabar Benny Bachtiar mengatakan, saat ini Pemerintah Provinsi Jawa Barat memiliki program Petani Milenial. Sektor Pertanian, merupakan salah satu kekuatan perekonomian.

Program Petani Milenial digulirkan untuk mendorong regenerasi tenaga kerja di sektor pertanian Jawa Barat yang memiliki inovasi, gagasan, dan kreativitas.

Melalui pemanfaatan teknologi digital, petani milenial akan menggerakkan kewirausahaan bidang agrikultur yang menjadikan wajah pertanian menjadi lebih segar dan atraktif untuk bisa berkelanjutan di Jawa Barat.

“Kalau tidak ada upaya regenerasi, dikhawatirkan 10 tahun ke depan terjadi krisis pangan. Apalagi, Jawa Barat ini memiliki jumlah penduduk sebanyak 48,2 juta jiwa,” ujarnya.

Benny mengatakan, jumlah petani di Jawa Barat saat ini mencapai angka 3.665.050. Dari jumlah tersebut, hanya 11,11 persen berusia di bawah 30 tahun. Jumlah itu, menurutnya masih relatif kecil.

Program Petani Milenial diharapkan dapat menyelesaikan masalah keterbatasan tenaga kerja sehingga bisa meningkatkan produktivitas dan mencapai swasembada pangan.

“Seperti kata Pak Gubernur Jawa Barat, tinggal di desa, rejeki kota, bisnis mendunia,” katanya.

Laporan :Sana

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Jalin Korkom Bhabin Sura kulon Polsek Kapetakan Polres Ciko Inovasi jamblang Sampaikan pesan Kamtibmas kepada warga

25 January 2022 - 16:10 WIB

LSM GMBI mengrudug kantor yayasan Boedi Oetomo Cilacap

25 January 2022 - 14:35 WIB

SMP Negeri 1 karanganyar “Hijau Sekolahku, Indah Tamanku, Sehat Tubuhku dan Jernih Pikiranku”

25 January 2022 - 12:32 WIB

Cek Harga Minyak Goreng, Kapolres Subang Sambangi Pedagang Sembako Di Pasar Inpres Pamanukan

25 January 2022 - 11:28 WIB

Ditlantas Polda NTB Gelar Platihan Turjawali MotoGP Mandalika

25 January 2022 - 06:38 WIB

19 Lembaga Profesi Pers Mitra Kerja dan Keluarga Besar Diskominfo Lampung utara.

25 January 2022 - 06:10 WIB

Trending di Daerah