Menu

Mode Gelap
Dekat bersahabat sat binmas Polres Cirebon Kota edukasi ke penjaga sekolah Tingkatkan Hasil Usaha, Primkopti Indramayu Kerjasama dengan Perum Bulog Sambut HUT RI Ke- 77, Pemkab Keerom Gelar Festival Band Merah Putih memperebutkan Piala Bupati Keerom Meriahkan CJR, Anni Versary ke 7 tahun, Driver semakin erat silaturahmi, Giat Patroli Dialogis Dalam Rangka memelihara Kamtibmas aman kondusip antisipasi C3, dan tawuran, diwilayah Hukum Polsek Susukanlebak.

Ragam · 2 Jun 2022 22:15 WIB ·

Adakan Pertemuan, Petani Penggarap Lahan Jatitujuh Kecewa Tak Ada Satupun Forkopimda Hadir


 Adakan Pertemuan, Petani Penggarap Lahan Jatitujuh Kecewa Tak Ada Satupun Forkopimda Hadir Perbesar

Ratusan petani penggarap lahan Jatitujuh yang tanamannya diduga dirusak oleh 3 orang Kepala Desa & 4 Warga Sipil melakukan pertemuan & mengundang Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Indramayu untuk mengadu sekaligus meminta solusi terkait persoalan yang sedang mereka hadapi, Kamis (02/06/2022) di Gedung PGRI Kandanghaur.

Namun, dalam pertemuan itu tak ada satupun Forkopimda yang hadir sehingga membuat para petani kecewa, terutama kepada Bupati Indramayu.

“Sebetulnya kita Masyarakat Petani kecewa karena Bupati ataupun Pemerintah Daerah tidak menghadiri acara ini. Maksudnya kita ingin berunding bersama, tapi ternyata tidak hadir,” kata Ono Agung Cahyono, salah satu Petani penggarap lahan Jatitujuh.

Ono juga menyampaikan pesan & harapannya kepada Pemerintah Daerah Indramayu untuk bisa mengabulkan keinginan sederhana para petani yaitu dapat menggarap lahan dengan tenang tanpa adanya tekanan dari berbagai pihak.

Sementara itu, Ketua Koperasi Sumber Sepakat Adil & Makmur, Achirin, yang selama ini menaungi para Petani mengungkapkan bahwa pihaknya telah memberikan undangan kepada Forkopimda sejak hari Senin 30 Mei dengan tujuan meredam emosi Petani.

“Terselenggaranya pertemuan ini karena ada kekhawatiran yang tinggi, sebab mereka (Petani_red) pernah menyatakan lebih baik mati di medan pertempuran daripada mati karena haus kelaparan. Hal itu mereka katakan di depan Kepolisian. Maka dari itu kami mengundang Forkopimda, maksudnya untuk meredam pernyataan para Petani itu,” ungkap Achirin.

Diketahui, perkara perusakan tanaman para Petani penggarap lahan Jatitujuh yang sudah masuk ke Pengadilan Negeri Indramayu ini sudah memasuki tahap Sidang, namun harus ditunda karena ada permohonan Pihak Intervensi dari Pabrik Gula (PG) Rajawali yang tengah menunggu keputusan dari Majelis Hakim.(NR)

Artikel ini telah dibaca 177 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Tingkatkan Hasil Usaha, Primkopti Indramayu Kerjasama dengan Perum Bulog

10 Agustus 2022 - 19:14 WIB

Meriahkan CJR, Anni Versary ke 7 tahun, Driver semakin erat silaturahmi,

10 Agustus 2022 - 17:40 WIB

Sambut Hari Polwan Ke-74, Polwan Polres Pekalongan Anjangsana Ke Beberapa Purnawirawan

10 Agustus 2022 - 14:16 WIB

Kapolsek Arjawinangun bagikan bendera merah putih kepada pengendara sepeda motor yang melintas mapolsek Arjawinangun serta pemasangan secara serentak di ranmor Dinas.

10 Agustus 2022 - 14:11 WIB

Tournament Basket Junior Danrem 063/SGJ Cup.

10 Agustus 2022 - 12:57 WIB

Kades merasa bangga, warganya memiliki jalan hasil gotong royong

9 Agustus 2022 - 22:43 WIB

Trending di Ragam