Advertisement

Ragam

"Miris" Dampak Pandemi Seorang Supir Trevel Beralih Propesi Jadi Jualan Kangkung

Journal News
Senin, 07 Juni 2021, 08:13 WAT
Last Updated 2021-06-07T01:13:38Z

CIAMIS //- Dalam situasi pandemi Covid-19, seperti sekarang ini memang sangat dirasakan sekali dampaknya oleh warga masyarakat, ekonomi menengah ke bawah.

Seperti yang dirasakan oleh Wariso, warga di Dusun Cikuya, RT 05, RW 02, Desa Langkapsari, Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Menurut Wariso, sebelum pandemi Covid-19, dirinya menjadi supir trevel, dan odong-odong.

"Jadi sebelum pandemi biasanya Saya, menjadi supir travel, dan odong-odong, namun saat ini kondisi sangat sepi, sehingga untuk menyambung biaya hidup, dan menambah penghasilan sehari-hari, Saya sekarang mengembangkan palawija Kangkung darat,"ujar Wariso, Senin (07/06/2021).

Lanjut, Wariso, mengapa dirinya menanam Kangkung, selain cepat tumbuh, mudah ditanam, gampang pemeliharaan, penjualnya pun gampang.

"Hanya dengan lahan seluas 50 bata, saya bisa panen dan menjual Kangkung setiap hari," jelasnya

Warisno, menjelaskan untuk harga jual Kangkung sendiri, saat ini dirinya menjual dengan harga Rp. 1.500,-/per ikat. Dan untuk penjualan Kangkung sendiri, dijual kepada para tetangga sekitar, dan dibawa ke Pasar Banjarsari.

"Alhamdulillah, dengan palawija Kangkung ini Saya bisa mendapatkan penghasilan rutin, guna memenuhi kebutuhan hidup keluarga,"tandasnya.



Laporan : Baehaki

TrendingMore