Iklan

Prihatin Dengan Kondisi Bangsa, Bukan Karena Sikap Anti Terhadap Penguasa

Journal News
Selasa, 04 Mei 2021 | 12.43 WIB Last Updated 2021-05-04T05:43:41Z
Oleh : *Fahri Lubis*

Penggugat Prinsipal Nomor : 265/Pdt.G/2021/PN.Jkt.Pst

JOURNAL NEWS - Gugatan Perbuatan Melawan Hukum yang diajukan TPUA kepada Presiden dan DPR RI adalah tindak lanjut dari kuasa yang kami berikan sebagai Warga Negara yang taat hukum. Dasarnya, adalah rasa keprihatinan yang mendalam dengan kondisi bangsa yang terjadi saat ini.

Sebagai warga negara yang cinta NKRI, saya dan sejumlah aktivis lainnya yang menjadi Penggugat tentu tidak mungkin mengambil sikap diam dengan berbagai problematika yang ada baik dibidang ekonomi, hukum, kebohongan publik, dan berbagai persoalan lainnya. Semua ini tidak lepas dari imbas amandemen UUD 1945.

Dalam berbagai kesempatan, saya mengajak segenap elemen anak bangsa untuk kembali kepada UUD 1945 yang asli. Sebab, disitulah awal masalah yang mendera bangsa ini. Hanya saja, sebelum cita idiil tersebut tercapai, tentunya kita semua tidak mungkin mendiamkan berbagai persoalan bangsa terjadi tanpa adanya solusi.

Ikhtiar menggugat DPR RI dan Presiden adalah salah satu langkah diantara banyak upaya yang kami tempuh. Harapannya, ada kesadaran dari penguasa baik di Parlemen maupun di eksekutif, untuk menyadari tugas dan fungsinya, dan melaksanakannya secara murni dan konsisten.

Sejumlah janji-janji yang tak terpenuhi, ekonomi memburuk, utang yang menggunung, kriminalisasi ulama, hukum yang tidak adil, dan sederet permasalahan lainnya semestinya menjadi fokus perhatian presiden untuk mengevaluasi kinerjanya. Disisi lain, DPR RI sebagai lembaga kontrol eksekutif, semestinya tidak diam dengan sejumlah persoalan bangsa dimaksud.

Melalui gugatan dimaksud, kami mengharapkan agar lembaga DPR RI dapat kembali menjalankan fungsinya sebagai alat kontrol eksekutif. Lebih spesifik, DPR RI dapat mengambil inisiatif untuk mengontrol eksekutif dengan menggunakan haknya yang melekat, baik hak angket, interpelasi hingga Hak Menyatakan Pendapat.

Semua itu kami tempuh atas dasar kecintaan kami pada negeri ini, bukan karena kebencian apalagi dendam. Melalui gugatan, kami berharap ada perubahan bangsa Indonesia agar bisa keluar dari berbagai problematika yang mendera.

Kita mungkin saja berbeda pendapat tentang cara bagaimana memperbaiki bangsa ini, tetapi kita pasti memiliki tujuan yang sama untuk kebaikan bangsa ini. Karena itu, kami berharap ikhtiar yang kami tempuh tidak dipahami sebagai upaya melawan penguasa, tetapi lebih kepada upaya memperbaiki kondisi bangsa, melalui cara-cara yang konstitusi telah mengaturnya, yakni melalui gugatan.

kepada TPUA, kami ucapkan terimakasih karena telah berkenan menerima kuasa dari kami dan menjalankan amanah melalui gugatan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Kepada segenap rakyat Indonesia, mohon dukungan dan doanya.

Semoga, semua ikhtiar yang kita lakukan mendapatkan catatan amal Sholeh dihadapan Allah SWT. Kepada Allah SWT kita memohon ampun, dan hanya kepada Allah SWT kita memohon pertolongan.

Selanjutnya, melalui kuasa hukum kami di TPUA, akan mentaati prosedur persidangan yang ditetapkan pengadil. Semua kabar perkembangan persidangan, akan disampaikan secara berkala, karena hakekatnya gugatan ini bukan hanya gugatan kami, tetapi gugatan seluruh rakyat Indonesia.

Laporan: Jalal
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Prihatin Dengan Kondisi Bangsa, Bukan Karena Sikap Anti Terhadap Penguasa

Trending Now

Kiri kanan

CLOSE ADS
-->
CLOSE ADS
-->