Advertisement

Ragam

Jelang Hari Raya Idul Fitri, Karang Taruna Desa Bobos Tidak Membiarkan Anak Yatim Bersedih Dengan Cara Menyantuninya

Journal News
Rabu, 05 Mei 2021, 20:12 WAT
Last Updated 2021-05-05T13:12:30Z

SUBANG//- Seminggu jelang Hari Raya Idul Fitri, Karang Taruna Budi Asih Desa Bobos kecamatan Legonkulon Kabupaten Subang, gelar santunan anak yatim dan piatu, di Masjid At-Takwa yang besebelahan dengan kantor Desa Bobos. Rabu, (5/5/2021).


Kegiatan sosial santunan tersebut merupakan kalaborasi Karang Taruna Budi Asih Desa Bobos dengan Irma At-Taqwa dan Anggota Viking Pamanukan yang melibatkan pemdes Bobos, Tokoh Agama, dan Tokoh Masyarakat.


Rizky Maulana Fadilah, Ketua Karang Taruna Desa Bobos mengatakan bahwa dalam kegiatan ini ada 42 anak yatim yang menerima berkah pada moment akhir-akhir ramadhan ini.

"Total ada 42 anak yatim dari Desa Bobos dan yang dibawa oleh rekan Viking Pamanukan." Kata Rizky


Rizky juga mengungkapkan terima kasih kepada para donatur yang sudah membantu dan mendukung atas suksesnya kegiatan ini.


Dalam kesempatan tersebut, Pjs Kepala Desa Bobos, Eman Suherman mengatakan bahwa bahwa dirinya sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada jajaran Karang Taruna Desa Bobos yang telah sukses mengadakan kegiatan yang positif dan bermanfaat untuk masyarakat Desa Bobos dan sekitarnya.

"Saya sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada Karang Taruna Desa Bobos, Irma At-ataqwa dan Viking Pamanukan yang sudah membuat kegiatan santunan yatim dan kegiatan positif lainnya, semoga Karang Taruna Desa Bobos bisa lebih meningkatkan kualitasnya." Katanya



Sementara itu, Irfan Herdiana Ketua Viking Pamanukan merasa bersyukur, karena pada momen Anniversary Viking Pamanukan ke 14 tahun bisa berbagi dan berbuat kebaikan dengan kalaborasi bersama Karang Taruna Desa Bobos dan Irma At-Taqwa.

"Alhamdulillah dalam Anniversary Viking Pamanukan yang ke 14 tahun ini kita bisa berbagi kebahagiaan dan berbuat kebaikan, karena biasanya acara anniversary kita diadakan denga acara edon, tapi kali inu kita berbeda." Ujarnya




Gilang Nugraha

TrendingMore