Iklan

Setuju Kembali ke UUD 45 Asli, Ruspandi: Amandemen Melenceng

Journal News
Senin, 05 April 2021 | 09.09 WIB Last Updated 2021-04-05T02:09:43Z


Jakarta - Ruspandi Tokoh Masyarakat dari Malang  mendukung konstitusi kembali ke UUD 1945 yang asli. "Harus! Kalau saya katakan kaji ulang. Karena keliru yang kemarin itu amandemen, banyak melenceng. Karena melenceng harus kita koreksi," kata Ruspandi di Jakarta, Senin, 5 April 2021.

Ruspandi mengatakan, mengembalikan konstitusi ke UUD 45 yang asli bukan melalui amandemen kelima. Tetapi, UUD 45 yang sudah diamandemen sebanyak empat kali itu diteliti lagi dan dikaji ulang, lalu dikembalikan ke yang asli. Kemudian, materi dalam empat kali amandemen itu dijadikan adendum atau lampiran pada UUD 45 yang asli.

Dengan mengembalikan konstitusi ke UUD 45 yang asli, Ruspandi berharap Majelis Permusyawaratan Rakyat pun kembali menjadi lembaga tertinggi negara yang salah satu kewenangannya bisa memilih presiden dan wakil presiden. "Itu sistem kita. Pelajari itu sila keempat demokrasi kita. Jangan niru liberal. Habisin duit saja," ujarnya.

Menurut Ruspandi, lembaga MPR saat ini tidak sesuai dengan sistem asli Indonesia dimana isinya adalah DPR dan DPD. Ia mengatakan, sistem Indonesia yang asli itu adalah DPR, Utusan Daerah, dan Utusan Golongan. Sedangkan DPD itu cocok di negara bagian seperti Amerika Serikat.


"DPD itu apa? Dewan Perwakilan Daerah itu tidak ada di Indonesia, kesatuan itu. Itu negara serikat Amerika ada. Kalau negara serikat ada negara bagian ada Dewan Perwakilan Daerah. Kalau kita enggak ada itu," katanya.

"Saya memberikan satu pesan harapan agar Pancasila dapat tegak di republik ini, harus digandeng kembali dengan UUD 45. Kita harus kembali ke UUD 45," kata Ruspandi

Laporan: Jalal
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Setuju Kembali ke UUD 45 Asli, Ruspandi: Amandemen Melenceng

Trending Now

Kiri kanan

CLOSE ADS
-->
CLOSE ADS
-->