Iklan

Kades Pagutan pecat Kadus masyarakat dan pemuda lendang buwuh audiensi ke Kantor Camat Batukliang

Journal News
Jumat, 30 April 2021 | 22.43 WIB Last Updated 2021-04-30T15:43:51Z


Lombok Tengah Journal news-Sehari SK pemberhentian untuk perangkat Desa Pagutan Yusuf Hamdani jabatan Kepala Dusun Lendang Buwuh masyarakat dan pemuda langsung geruduk kantor camat guna menanyakan kejelasan SK pemberhentian apakah sudah sesuai prosedur atau tidak sehingga keputusan kepala desa Pagutan apakah secara sepihak atau tidak. 

Dalam hal ini audiensi di pimpin langsung oleh Aldi selaku perwakilan pemuda lendang buwuh. Dalam tanggapannya Aldi mengatakan kami masyarakat lendang buwuh masih menginginkan pak Yusuf sebagai Kadus (Kepala dusun) karena secara moral pak Kadus tidak ada kesalahan apapun di dusun sudah menjalankan amanah kepemimpinan dusun jadi pak Kades memberhentikan secara sepihak tanpa meminta pertimbangan dari kami Selaku masyarakat. Inilah alasan kami untuk datang ke pak camat guna menanyakan apakah ada rekomendasi camat atau tidak. Ungkapnya saat ditemui di kantor camat Batukliang setelah melakukan Hearing.

Suhartono, S.Sos,MM selaku Camat Batukliang menerima peserta audiensi di ruangannya menjawab masyarakat dan pemuda lendang buwuh yang datang dengan menunjukkan surat balasan kepada pemerintah Desa Pagutan yang sebelumnya kepala desa Pagutan melakukan permohonan rekomendasi pemberhentian dan menunjukkan surat balasan tertanggal 29/04/2021 perihal rekomendasi pemberhentian. Adapun poin yang disampaikan kepada kepala desa Pagutan:
Sesuai ketentuan pasal 17 ayat (1),(2) dan (3) peraturan bupati no 43 tahun 2018 Kepala Desa memberhentikan perangkat Desa setelah berkonsultasi dengan ''camat'' perangkat desa berhenti karena a. Meninggal dunia b. Mengundurkan diri c.diberhentikan dst.
Dari hasil kajian kami  permohonan rekomendasi pemberhentian  perangkat desa atas nama Yusuf Hamdani jabatan kepala dusun lendang buwuh Belum dapat kami berikan dengan alasan sebagai berikut:
A. Belum memenuhi kriteria sesuai dengan pasal 17.ayat 1,2,3  peraturan bupati no. 43 tahun 2018
B. Belum cukup bukti terhadap pelanggaran yang dilakukan oleh yang bersangkutan
C. Dalam rangka menjaga keamanan, kenyamanan dan ketertiban di bulan Ramadhan atau puasa untuk tetap menjaga kondusifitas. 
D. Kami  pemerintah kecamatan masih mencari informasi dari pihak-pihak dalam rangka menyelesaikan permasalahan tersebut. 
Sisi lain camat yang sudah menjabat dua tahun di Batukliang mengatakan sepenuhnya segala keputusan dan ketentuan pemimpin sesuai berdasarkan hukum sebagai panglima keputusan. Ungkapnya saat ditemui pemuda di ruangan. 



Sementara di tempat terpisah mengatakan pada awak Media ini keputusan yang kami ambil dari pemerintah desa memberhentikan yang bersangkutan saudara Yusuf Hamdani sudah sesuai mekanisme dan prosedural karena setelah saya dilantik menjadi kepala Desa dua tahun lalu kami dari pemdes berupaya dan berkomitmen membuat peraturan setiap perangkat desa dan lingkup pemdes mewajibkan upacara setiap hari Senin dalam rangka sebagai evaluasi kinerja dan inovasi-inovasi desa sehingga segala bentuk informasi tersalurkan kepada masyarakat.nah saudara Yusuf sering absen upacara hari Senin. Kesalahan kedua juga kami menuding terlibat dalam pravokasi aksi FPPD itulah alasan kami memberhentikan dan mengumpulkan bukti-bukti lain sebagai pendukung. Ungkapnya saat ditemui di kantornya Jum'at 30/04/21. 
Laporan : Uji
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Kades Pagutan pecat Kadus masyarakat dan pemuda lendang buwuh audiensi ke Kantor Camat Batukliang

Trending Now

Kiri kanan

CLOSE ADS
-->
CLOSE ADS
-->