Iklan

Sangat Meresahkan, Teuku Z Arifin Dukung Kapolri dan Menteri BPN/ATR Berantas Mafia Tanah

Journal News
Kamis, 04 Maret 2021 | 16.55 WIB Last Updated 2021-03-04T09:55:11Z


Jakarta– Kasus yang merugikan mantan Wakil Menteri Luar Negeri, Dino Patti Djalal akibat permainan mafia tanah harus jadi momentum bagi pihak kepolisian dan Badan Pertanahan Nasional untuk mengikis habis orang-orang yang terlibat dalam masalah ini.

Teuku Z Arifin ketua umum (ketum) Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Penjara 1 tegas mendukung langkah Polri dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) yang berencana menggandeng Kejaksaan Agung guna membongkar sindikat mafia tanah. Sebab, apa yang dialami oleh Dino Patti Djalal, sebenarnya juga banyak dialami masyarakat lainnya, termasuk masyarakat kalangan bawah yang sering menjadi korban permainan para mafia pertanahan. Hanya saja, kasus mereka tidak terungkap ke publik.


”Saya rasa kasus mafia tanah ini tidak hanya dialami oleh Pak Dino Patti Djalal saja, tapi ini sudah menjadi rahasia umum bahwa mafia tanah itu ada di mana-mana. Bahkan, seringkali muncul dugaan atau laporan bahwa ada beking ‘orang-orang kuat’ yang terlibat dalam mafia tanah. Kalau sekarang kasus mafia tanah ini dialami Pak Dino Patti Djalal dan menjadi sorotan publik maka inilah momentum untuk melakukan reformasi sistem pertanahan,” ujarnya di Jakarta, Kamis (4/3/2021).

Arifin mengatakan, sebenarnya apa yang dilakukan BPN secara kelembagaan dalam melakukan reformasi sistem pertanahan sudah mengalami banyak kemajuan. Namun fakta di lapangan, bukan menjadi rahasia umum kalau masih banyak oknum termasuk pejabat BPN yang diduga sering ”bermain” dengan para mafia pertanahan.

”Ini yang bisa membongkar ya aparat penegak hukum baik Kepolisian, Kejaksaan, dan juga komitmen dari BPN untuk melakukan pembenahan yang lebih serius lagi,” tuturnya.

Laporan: Jalal
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Sangat Meresahkan, Teuku Z Arifin Dukung Kapolri dan Menteri BPN/ATR Berantas Mafia Tanah

Trending Now

Kiri kanan

CLOSE ADS
-->
CLOSE ADS
-->