Iklan

Pendamping TKSK Jonggat Berulah Brilink Terpaksa Nurut Perintah Warga Dirugikan

Journal News
Sabtu, 06 Maret 2021 | 22.13 WIB Last Updated 2021-03-06T15:15:30Z

Lombok Tengah Journal News.ID //-Program Presiden Kartu Sakti KIS, KKS hingga BPNT salah satu program pemerintah pusat dibawah kementrian sosial yang memiliki menteri Baru Tri Rismaharini. Tidak lepas dari pusat yang baru saja ketangkap basah korupsi bansos di lingkup paling bawah pun diduga pendamping berulah motifnya berbeda-beda mulai dari pungli, pendamping merangkap jadi agen brilink hingga jadi penyuplai bahan sembako yang dibagikan ke masyarakat kecil. Berbeda dengan kecamatan jonggat sejumlah masyarakat dan pemilik brilink mengeluh dengan pendamping TKSK di mana sering diintimidasi hingga harus terpaksa ngambil barang di yang direkomendasikan oleh pendamping. 

Rabu 04/03/21 awak media ini melakukan investigasi ke sejumlah agen brilink dan masyarakat kecamatan Jonggat adapun salah seorang agen brilink yang tidak ingin disebutkan identitasnya mengatakan saya awalnya terpaksa ikut ngambil beras maupun daging yang di suplay oleh pendamping sedangkan produk yang kita beli beras dan daging beras tidak sesuai kualitas dan daging sudah mulai berbau. Sehingga saya juga dikomplain oleh penerima manfaat. Sehingga selanjutnya tidak lagi turuti perintah pendamping lebih utamakan penyuplai dari sekitar Desa. Ungkapnya pada awak media ini 

Lain Desa lain brilink lain juga kasusnya
Di Desa lain pemilik agen brilink mengatakan lewat sambungan telepon : tidak mau saya ikuti kata pendamping harus ambil barang di beliau lebih baik ambil produk lokal  yang berkualitas ketika ada komplain masyarakat saya juga langsung tunjuk di mana saya beli barang kan jelas transparan. Tetapi saya lebih memilih berikan sekedar uang minyak   agar tidak dipermasalahkan oleh beliau ungkapnya konfirmasi melalui sambungan telepon. 

Sementara Ibu Nurhayati, S.Pd tenaga  TKSK ( tenaga kerja sukarela kecamatan )kecamatan Jonggat mengatakan dalam keterangan melalui pesan singkatnya dirinya  mengatakan "saya tidak mensuplai atau jual beras atau pun daging ke agen  brilink hanya sifatnya memfasilitasi ke pemasok. Kalau soal pungli memang benar diberikan tapi sifatnya tidak memaksa terserah brilink. Ungkapnya Pegawai TKSK yang akrab di sapa buk Nung.tersebut. 

Di lain pihak Kasta NTB kecamatan Jonggat memberikan himbauan dan pesan kepada pendamping TKSK maupun pendamping PKH   di kecamatan Jonggat silahkan bertugas sebaik mungkin jangan sampai membuat ulah terlebih ini bantuan untuk rakyat kecil atau kurang mampu yang dimainkan. Bulan Maret ini pun sudah ada laporan masyarakat beberapa brilink sudah dimintai pesan daging dengan minimal pembelian 100 paket. Ungkapnya dalam kegiatan investigasi bersamaan di lapangan. 



Laporan : Kamarwan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Pendamping TKSK Jonggat Berulah Brilink Terpaksa Nurut Perintah Warga Dirugikan

Trending Now

Kiri kanan

CLOSE ADS
-->
CLOSE ADS
-->