Iklan

Kisruh, Pulau Kemaro Jadi Sorotan Publik

Journal News
Kamis, 25 Maret 2021 | 19.20 WIB Last Updated 2021-03-25T12:20:17Z

Palembang //-Selama ini Publik hanya mengetahui Pulau Kemaro adalah salah satu tempat wisata yang di gelar setiap tahun dalam memperingati Hari Raya Imlek dan Cap Go Meh.

Namun saat ini diketahui setelah permasalahan mencuatnya ke publik yang di sampaikan melalui, Dedek Chaniago, Sekjen Komite Reforma Agraria Sumatera Selatan (KRASS)

Menurut Dedek dari data yang ia dapatkan tanah Pulau Kemaro adalah kepemilikan yang sah Kiai Mgs H Abdul Hamid atau populernya dengan nama Kiai Marogan.

Ia menjelaskan surat asli kepemilikan berbahasa arab tahun 1881 dan telah diterjemahkan oleh Ketua Pengadilan Agama tahun 1960 dan serta putusan Pengadilan Mahkamah Agung No REG 3863K/PDT/1987.

"Publik banyak yang mendukung lewat media dan sebagainya. salah satunya beberapa anggota DPRD Kota Palembang dan DPRD Propinsi Sumsel serta Tokoh masyarakat, Tokoh Agama, Ormas, Kesultana Palembang Darusalam SMB IV, dan lain-lain," kata Dedek, Kamis (25/3/22021)

Dedek menerangkan upaya berkomunikasi secara kekeluargaan sudah diupayakan. Berharap dari mencuatnya hal tersebut, ada mediasi, musyawarah dari Pemkot untuk menyelesaikan persoalan ini.
"Namun Pemkot tidak menanggapi dengan serius untuk bermusyawarah, malah lewat media mengatakan penyelesainnya di pengadilan. Pemkot berdalih mengeklaim Tanah tersebut dengan landasan dan alasan telah memiliki sertifikat," ujarnya.

Akhirnya, lanjut Dedek DPRD Provinsi Sumatera Selatan Dapil I Kota Palembang lewat Reses ke Kantor Wilayah ATR/BPN Provinsi Sumsel tanggal 23 Maret 2021 untuk menanyakan keabsahan Pemkot mengklaim Tanah Pulau Kemaro.

"Ternyata Pemerintah Kota Palembang baru saja memasukan, mengajukan usulan pengukuran status tanah Pulau Kemaro. Artinya selama ini Pemkot telah berbohong mengatakan telah memiliki sertifikat tanah Pulau Kemaro," terang Sekjen KRASS yang di sampaikan dalam keterangan pers resminya.


Laporan : Ahmad Nur
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Kisruh, Pulau Kemaro Jadi Sorotan Publik

Trending Now

Kiri kanan

CLOSE ADS
-->
CLOSE ADS
-->