Iklan

Kasta NTB DPD Lotim Menuntut Pihak Satuan Gugus Tugas Covid-19 Lotim Memulihkan Kondisi Keluarga Pasien Atas Kesalahan Oknum

Journal News
Senin, 01 Maret 2021 | 19.32 WIB Last Updated 2021-03-01T12:32:10Z

LOMBOK TIMUR- JOURNALNEWS. ID//-Berdasarkan keterangan keluarga pasien yang dinyatakan positif covid-19, bahwa keluarga pasien melihat ada kejanggalan dari proses penindakan salah satu masyarakat Desa Jerowaru yang dinyatakan positif Covid-19 oleh pihak Nakes di PKM Jerowaru dan di RSUD Soedjono Selong. Bahwa pasien yang dinyatakan covid-19 tersebut setelah meninggal, kami keluarga pasien melihat ada kejanggalan, bagaimana tidak pasalnya cara pemandian jenazah dan adanya pembiaran dari pihak rumah sakit dalam penanganan tersebut sampai dimakamkan, tidak dilengkapi dengan APD. Seharusnya, jika almarhum atau pasien yang dinyatakan positif tersebut benar terjangkit Covid-19, maka masyarakat yang tidak menggunakan APD akan mereka larang untuk terlibat dalam proses memasukkan mayat ke liang lahat.

Diketahui bahwa pasien tersebut Dibawa dari Puskesmas Jerowaru sekitar jam setengah sebelas ke RSUD, di Puskesmas belum atau tidak ada yang bahas terkait Covid-19, karena keluarga besar ikut menjaga almarhumah, menggotong dan sebagainya, juga banyak terjadi kontak fisik dengan almarhum. Seperti yang dikatakan Dokter yang memeriksa pasien tersebut terkena penyakit paru-paru. (Keterangan saudara HG sebagai keluarga pasien).

Sekitar pukul empat pagi. Pasien dinyatakan positif Covid-19, pihak keluarga dipaksa untuk menandatangani sebuah surat, sementara mereka lupa, saat dalam penanganan almarhumah, ada beberapa orang saksi yang melihat bagaimana proses di dalam ruangan medis, bahwa  Semua petugas tidak ada yang memakai APD, pun sarung tangan sampai saat memandikan jenazah. 

Begitu juga dengan kasus yang di Desa Sepit Kecamatan Keruak. Hasil Lab belum keluar, tapi pernyataan Direktur RSUD sudah menyatakan kalau pasien yang meninggal dunia terindikasi Covid-19 di salah satu kanal media. Ini janggal, tentu saja. 

Maka dari itu, kami dari Kasta Ntb sedang merampungkan data, dalam temuan kami sementara, ada beberapa kejanggalan. Kasus ini tentu akan kami bawa ke ranah hukum jika nanti benar seperti apa yang kami temukan. 

Kasta Lotim sedang menggarap data, karena persoalan semacam ini kerap dijadikan lahan basah, persetan sumpah profesi, yang penting untung dan untung. Tidak peduli bahwa yang mereka lakukan adalah cara-cara yang curang, yang penting uang pusat terus ditransfer. 

Jika terbukti seperti temuan kami maka, pihak RSUD Selong harus bersiap-siap berhadapan dengan hukum, dan kami sedang tidak main-main, Kejati Provinsi NTB sedang menunggu. 


Apakah covid-19 hanya bisnis belaka.
Ternyata dalam data pers rilis yang dikeluarkan oleh pihak RSUD dr. Seodjono Selong tidak tertulis nama salah satu pasien yang beralamat di Desa Sepit, Kecamatan Keruak, Kabupaten Lombok Timur, apakah itu artinya si pasien statusnya Negatif, lalu kenapa diberitakan positif covid-19, apakah tidak memikirkan beban yang harus dirasakan oleh keluarga pasien, terutama beban dikucilkan dari masyarakat.

Kasta NTB DPD Lotim menemukan kejanggalan terhadap hasil Swab covid-19 tertanggal 24 Februari 2021 yang baru keluar sesuai dengan pers rilis dan data dari RSUD dr. Soedjono Selong. Bahwa salah satu pihak keluarga pasien keberatan dengan adanya berita bahwa keluarganya tersebut positif covid-19, pasalnya sampai dengan hari ini pihak keluarga belum sama sekali mendapatkan keterangan bahwa apakah keluarganya tersebut (pasien) positif covid-19 atau negatif, dan sudah terbukti bahwa hasil pers rilis dan data yang dimunculkan oleh pihak RSUD dr. Soedjono Selong tertanggal 24 februari 2021 tidak ditemukan nama dari pasien. Pihak keluarga akan segera mengambil tindakan dan secepatnya membawa kasus tersebut keranah hukum.

Pada hari ini LSM Kasta NTB DPD Lotim bertemu langsung dengan Sekda Lotim selaku Sekretaris satuan gugus tugas vovid-19, dihadiri juga oleh Kepala Dinas Kesehatan Lotim, dan Direktur RSUD Soedjono Selong. Alhamdulillah pada akhir statemen yang disampaikan oleh Sekda Lotim, bahwa beliau atas nama Sekertaris satuan gugus tugas covi.


Laporan : Kamarwan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Kasta NTB DPD Lotim Menuntut Pihak Satuan Gugus Tugas Covid-19 Lotim Memulihkan Kondisi Keluarga Pasien Atas Kesalahan Oknum

Trending Now

Kiri kanan

CLOSE ADS
-->
CLOSE ADS
-->