Iklan

Dewan Pers Mulai Sosialisasi Pedoman Pemberitaan Ramah Disabilitas

Journal News
Sabtu, 27 Maret 2021 | 09.27 WIB Last Updated 2021-03-27T02:27:33Z
Asep Setiawan (Anggota Dewan Pers)

INDRAMAYU //-Dewan Pers tengah melakukan sosialisasi Pedoman Pemberitaan Ramah Disabilitas yang telah disahkan pada 6 Februari 2021 lalu melalui sidang pleno. Hal ini dikatakan Asep Setiawan, anggota Dewan Pers saat konferensi pers di Aula Hotel Wiwi Perkasa, Indramayu, pada Jum'at (26/03).

"Saat ini kami bekerja sama dengan Kementerian Sosial, Kementerian Komunikasi & Informatika, serta Kementerian Hukum & Hak Asasi Manusia, untuk melakukan sosialisasi seluas mungkin terkait Pedoman Pemberitaan Ramah Disabilitas kepada seluruh wartawan," katanya.

Menurutnya, ada dua tujuan utama dari Pedoman Pemberitaan Ramah Disabilitas ini, yaitu memberikan akses untuk media massa dan menampilkan peran mereka dalam masyarakat secara utuh.

"Data dari Kementerian Sosial, ada sekitar 30 juta penyandang disabilitas di Indonesia. Oleh sebab itu kami berpendapat bahwa media atau pers nasional dapat memberikan kesempatan yang sama kepada mereka," jelasnya.

"Karena dalam survei kami, media di Indonesia belum memberikan perhatian kepada penyandang disabilitas baik konten maupun aksesnya," lanjut Asep.

Asep Setiawan juga menerangkan bahwa Pedoman Pemberitaan Ramah Disabilitas sebenarnya sudah ada sejak lama di luar negeri, seperti di Eropa.

"Di Eropa sendiri, lebih dari 1 dasa warsa sudah ada aturan ini. Sehingga, penyandang disabilitas disana tidak hanya untuk media saja, tapi berbagai kebutuhan hidup mereka sudah disediakan, baik fasilitas maupun aksesnya," terang Asep.

Pedoman Pemberitaan Ramah Disabilitas sudah dirumuskan sejak 2019 lalu, dan sekarang sudah menjadi peraturan serta panduan Dewan Pers yang dapat dilakukan sesuai dengan kemampuan Perusahaan Media. 


Laporan : (Niken)
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Dewan Pers Mulai Sosialisasi Pedoman Pemberitaan Ramah Disabilitas

Trending Now

Kiri kanan

CLOSE ADS
-->
CLOSE ADS
-->