Iklan

DANA HIBAH TA 2021 JATIM Rp.1,257 Triliun, Gubernur KHOFIFAH: Laporkan Jika ada Pemotongan Dan Penyelewengan

Journal News
Selasa, 30 Maret 2021 | 19.33 WIB Last Updated 2021-03-30T12:33:58Z


Journalnews.id Jawa Timur
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) mengalokasikan anggaran hibah sebesar Rp1,257 triliun dan siap dicairkan di tahun 2021.

Hal ini disampaikan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indarparawansa saat membuka Sosialisasi Bantuan Hibah Tahap Dua Provinsi Jawa Timur di Hotel Savana, Kota Malang, Senin (29/3/2020) malam

Bantuan itu digunakan untuk pembangunan tempat peribadatan, lembaga pendidikan dan juga kelompok masyarakat, untuk irigasi tersier dan lain-lain.

Khofifah Indar Parawansa menekankan pada seluruh pihak yang bersangkutan dalam penyaluran dana hibah, baik ke calon penerima maupun jajaran Pemprov Jatim terkait, bahwa dana hibah harus tersalurkan utuh ke masyarakat.

"Jika ada penyelewengan oleh siapapun, laporkan ke saya atau aparat penegak hukum. Saya berjanji akan melindungi privasi pelapor agar pemotongan dana hibah tidak terjadi lagi," katanya.

Total tahun ini ada sebanyak 4.638 penerima bantuan hibah Pemprov Jatim yang akan dicairkan tahun 2021 ini. Mereka telah terseleksi dan terverifikasi dari total 10.000 lebih yang mengajukan bantuan hibah.

Ada pun jumlah tersebut meliputi perbaikan dan pendirian sarana peribadatan sebanyak 657 bangunan, atau setara dengan Rp157,3 miliar, lembaga pendidikan sebanyak 2.988 bangunan dari jenjang SD hingga SMA dan Pondok Pesantren setara Rp770,8 miliar.

Lalu kelompok masyarakat dan lembaga/organisasi masyarakat sebanyak 993 organisasi atau setara Rp329,5 miliar. "Jangan ada pemotongan. Karena selain itu melanggar ketentuan juga pasti mengurangi kuantitas dan kualitas. Saya pesan jaga amanah ini," tekan Khofifah

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mewanti-wanti adanya aroma adanya broker dana hibah, Untuk itu dia meminta pada semua lembaga yang menerima dana hibah supaya berani mengatakan tidak pada broker hibah yang akan menyunat dana hibah tersebut.


Gubernur Khofifah mengaku sengaja mengirimkan beberapa orang untuk mengetahui siapa sebetulnya yang menjadi broker hibah.

“Nah, apa yang mungkin nanti panjenengan akan mendapatkan bagian dari proses APBD Pemprov, tolong dijaga amanah itu, tolong dijaga kepercayaan itu. Aromanya sering kali muncul, ada broker di hibah, ada broker hibah. Saya kirim beberapa orang di ruangan ini untuk mengetahui siapa sebetulnya broker-broker hibah yang tega nyunat hibah untuk ummat, yang tega nyunat. Saya dengar ada yang disunat sekian persen, sekian persen,” katanya tegas.

Laporan: Amiruddin
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • DANA HIBAH TA 2021 JATIM Rp.1,257 Triliun, Gubernur KHOFIFAH: Laporkan Jika ada Pemotongan Dan Penyelewengan

Trending Now

Kiri kanan

CLOSE ADS
-->
CLOSE ADS
-->