Iklan

Terjadi Karhutlah Di Lahan Seluas 2 Hektar, Disemende. Masyarakat Minta Polisi Segera Menangkap Pelakunya !

Journal News
Minggu, 28 Februari 2021 | 15.28 WIB Last Updated 2021-02-28T08:28:02Z

Muara Enim ---Telah terjadi (Karhutlah) Kebakaran hutan dan Lahan di Desa Pulau Panggung tepatnya di ataran Padang Rigis Batu Puyang kec SDL Kab MuaraEnim provinsi Sumatera Selatan pada Jumat (26/2/2021).

Informasi tersebut di peroleh awak media Journalnews.id pada Minggu (28/2/2021) dari narasumber di lokasi yang juga pemilik lahan, Lahan seluas 2 hektar tersebut  telah dibuka oleh Yulizar bersama Najran dan Jumratul dengan sengaja membakarnya demi meraup keuntungan dan kepentingan pribadinya" Ujar JS dan AI

Sementara Kapolres MuaraEnim AKBP Danny Sianipar.Sik melalui Kapolsek Semendo Iptu Irawan saat di konfirmasi oleh awak media melalui ponselnya menyatakan bahwa akan mengungkap pelaku pembakaran




"Yo, gek Kito lakukan penyelidikan dulu. Kemarin kami ke TKP Belum menemukan pelaku karena telah kabur dan kami baru sebatas melakukan upaya pemadaman" Ujarnya

Senada di tambahkan oleh Kanit Reskrim Bripka Ardiansyah Yunisca mengatakan pihaknya akan segera menerbitkan LP dan melakukan lidik "Ini kito masih lidik apakah adanya unsur kesengajaan dari pihak penunggu tanah atau ketidak sengajaan pembakaran dari pihak yang tidak bertanggung jawab" Tegasnya saat di hubungi awak media melalui telepon selulernya.

Sebagai Informasi tambahan, Dalam UU Kehutanan menyatakan pembakaran hutan merupakan pelanggaran hukum yang diancam dengan sanksi pidana dan denda. Pasal 78 Ayat 3 UU 41/1999 menerangkan pembakaran hutan dengan sengaja maka dikenakan pidana paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp 5 miliar. Sedangkan pada Ayat 4 pasal tersebut menyatakan pelanggar karena kelalaiannya diancam pidana 15 tahun dengan denda paling banyak Rp 1,5 miliar.


Artinya Sengaja atau tidak tetap ada celah bagi polisi untuk menjerat pelaku Karhutlah

Kebakaran/pembakaran  Hutan dan Lahan menimbulkan dampak terhadap kerusakan lingkungan tidak hanya sekedar musnahnya ekosistem tapi kabut asap yang ditimbulkannya menjadi monster yang merusak kehidupan, Pembakaran hutan atau lahan merupakan kejahatan yang harus diperangi secara komprehensif oleh semua pihak. 

Presiden Joko Widodo sebelumnya juga pernah menyampaikan enam perintahnya pada seluruh aparat pemerintah dalam upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia. Pertama, adalah memprioritaskan upaya pencegahan.

“Sekali lagi prioritaskan pencegahan. Jangan terlambat. Sekali lagi pencegahan diprioritaskan,” katanya di Istana Negara, Senin (22/2/2021).


"Kami mendukung Polsek semende untuk segera melakukan penyelidikan dan menetapkan tersangka atas pembakaran lahan di tanah tersebut" Harap JS dan AI Warga desa Pulau Panggung yang juga pemilik Lahan tersebut (Endi)
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Terjadi Karhutlah Di Lahan Seluas 2 Hektar, Disemende. Masyarakat Minta Polisi Segera Menangkap Pelakunya !

Trending Now

Kiri kanan

CLOSE ADS
-->
CLOSE ADS
-->