Iklan

Polres Bangkalan Tetapkan Kades Cangkarman Sebagai Tersangka

Journal News
Rabu, 24 Februari 2021 | 10.33 WIB Last Updated 2021-02-24T03:33:36Z

Jawa Timur journalnews.id //-
Sulaiman seorang Kepala Desa (Kades) Cangkarman kali ini sudah ditetapkan tersangka atas dugaan penganiayaan terhadap Sekretaris Badan Pemusyawaratan Desa (BPD), Moh. Najib (26), warga Dusun Pakaan, Desa Cangkareman, Kecamatan Konang, Kabupaten Bangkalan, Selasa (23/02/2021). Penetapan tersangka Sulaiman, saat ini belum dilakukan penahanan oleh Polres Bangkalan. Tarsangka dijerat pasal 351 KUHP ayat 1, berbunyi: Penganiayaan diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. Hal itu dikatakan Kasat Reskrim Polres Bangkalan, AKP Agus Sobarnapraja, SH., S.IK saat ditemui awak media di ruang kerjanya, Selasa (23/02/2021).

AKP Agus Sobarnapraja, SH., S.IK memaparkan, Polres Bangkalan tidak tebang pilih dalam penegakan hukum di wilayah Polres Bangkalan. Terkait anggota Polsek Konang, Bripka Ansori sebagai Babinkamtibmas sekaligus anggota Polsek Konang yang terluka saat melerai perkelahian di rumah tersangka. "Saya tidak bisa intervensi. Itu adalah hak Bripka Ansori. Tapi sampai sekarang kami tidak menerima laporan dari Bripka Ansori. Akan tetapi yang jelas, Bripka Ansori terluka karena melerai perkelahian dan tidak ada faktor kesengajaan dari tersangka,” jelas pria jebolan Akademi Kepolisian (Akpol) 2010 ini kepada awak media.

Seperti pemberitaan sebelumnya, Sekretaris Badan Pemusyawaratan Desa (BPD), Moh. Najib (26), warga Dusun Pakaan, Desa Cangkareman, Kecamatan Konang, Kabupaten Bangkalan melaporkan Kepala Desa (Kades) Cangkareman, Sulaiman ke Polres Bangkalan. Najib melapor atas dugaan penganiayaan pasal 352 KUHP dengan mengantongi Surat Tanda Bukti Laporan No. TBL-B/16/RES.1.6/2021/RESKRIM/SPKT Polres Bangkalan, tertanggal 29 Januari 2021.

 Selain Najib menjadi korban penganiayaan, kabarnya anggota Polsek Konang, Ansori sebagai Babin kamtibmas yang saat melerai perkelahian menjadi korban luka di rumah Kades Sulaiman, Desa Cangkareman, Kecamatan Konang, Kabupaten Bangkalan. Kini, perkara dugaan penganiayaan ini ditangani Satreskrim Polres Bangkalan.

Kronologis kejadian, Kamis (28/01/2021), sekitar pukul 14.30 WIB, Najib bersama Ketua BPD, Ahmad datang ke rumah Sulaiman untuk membicarakan Pemilihan Panitia Pilihan Kades (Pilkades) Cangkareman. Kemudian Ahmad memberitahu Sulaiman agar rapat Pemilihan Panitia Pilkades Cangkareman digelar di rumah Ahmad. Namun Sulaiman tidak setuju atas usulan Ahmad. Sulaiman mengusulkan, rapat Pemilihan Panitia Pilkades digelar di Balai Desa Cangkareman. Kebetulan, lokasi Balai Desa Cangkareman berdekatan dengan rumah Kades Sulaiman. Mendengar usulan Sulaiman, Ahmad dan Najib pulang.

Selanjutnya, Najib dan Ahmad bermusyawarah di rumah Babin kamtibmas, Bripka Ansori. Musyawarah tersebut dihadiri oleh tokoh masyarakat dan Calon Kades, Lutfi, sedangkan kedua Calon Kades lainnya diwakili. Dari hasil musyawarah tersebut disepakati tempat pembentukan Panitia Pilkades Cangkareman di rumah Naki.

Kemudian sekitar pukul 17.30 WIB, Najib bersama Ahmad, Mak Arip, Bripka Ansori dan sejumlah tokoh masyarakat ke rumah Kades Sulaiman untuk memberitahukan hasil musyawarah. Saat di rumah Kades Sulaiman, mendadak Najib dipukul Kades Sulaiman menggunakan paralon. Pukulan Kades Sulaiman diarahkan ke kepala Najib. Spontan Najib menangkis pukulan paralon itu dengan tangan kanannya. Lalu, Kades masuk ke dalam rumah dengan membawa sebilah parang dengan keadaan terhunus. Parang tersebut akan diarahkan ke Najib, namun Bripka Ansori dengan sigap memegang Kades Sulaiman, sehingga parang tidak sampai mengenai Najib. Karena merasa dirugikan Najib melaporkan kejadian itu ke Polres Bangkalan. 



Laporan : (Ahd/rud)
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Polres Bangkalan Tetapkan Kades Cangkarman Sebagai Tersangka

Trending Now

Kiri kanan

CLOSE ADS
-->
CLOSE ADS
-->