Iklan

PEMPROV PAPUA SALURKAN BANTUAN UNTUK WARGA KORBAN BANJIR KEEROM

Journal News
Sabtu, 13 Februari 2021 | 23.02 WIB Last Updated 2021-02-13T16:02:22Z

Keerom(Papua)
- Pemerintah Provinsi Papua  menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada  korban banjir di Kabupaten Keerom melalui  Dinas Kehutanan dan lingkungan hidup Provinsi Papua. Bantuan tersebut langsung di salurkan kepada masyarakat yang terdampak banjir,  pada Sabtu(13/02/2021).
Bertempat Di Kantor Kampung Warbo, Arso 7,Distrik Arso Barat.

Piter Gusbager, S. Hut. MUP selaku Wakil Bupati Keerom bersama jajarannya memberikan apresiasi yang mendalam serta ucapan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Papua atas petunjuk Gubernur kepada Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Papua yang langsung membawa adalah kepala dinas, ini merupakan suatu kehormatan dan satu tanda bahwa kami masyarakat Kabupaten Keerom tidaklah sendiri, " ungkapnya. 

"Bantuan ini kami terima dengan penuh rasa syukur dan terima kasih.Serta tim penanggulangan bencana tanggap darurat bencana banjir Kabupaten Keerom sudah mendata sesuai manifest yang selanjutnya bersama-sama menyalurkannya langsung menuju ke kampung Warbo Distrik Arso Barat yang merupakan salah satu kampung yang terdampak banjir, "ujarnya.


Lebih lanjut, Piter Gusbager mengatakan, "terkait jenis bantuan yang akan diberikan berupa beras, mie instan, air mineral, gula pasir, minyak goreng, masker medis, masker kain, sabun cuci, sabun mandi, susu sashet, full cream Frisian flag, pasta gigi, sikat gigi, kopi sashet, kopi, teh, kecap, ikan kaleng, biscuit, minyak kayu putih dan juga madu. Bantuan-bantuan ini kita gunakan sebaik-baiknya agar tidak salah sasaran dan tidak boleh menumpuk serta betul sampai pada mereka yang terdampak dan membutuhkan bantuan ini, sehingga bantuan ini bisa bermanfaat. Oleh karena 
saya sebagai pimpinan daerah mengawasi langsung pendistribusian bantuan-bantuan yang kami terima, "jelasnya. 

" Ada tiga distrik yang merupakan titik terdampak bencana banjir yaitu distrik arso, distrik arso Barat dan distrik arso timur, dan tidak ada korban jiwa. Akan tetapi korban yang terdampak untuk sekarang sudah mendekati tiga ribu jiwa dan hampir seribu lebih KK yang terdampak dari bencana banjir sejak 3 Februari 2021, dan baru dalam minggu ini kami menetapkan status tanggap darurat bagi Kabupaten Keerom itu artinya, sampai tanggal 16/02/2021 statusnya kita akan lakukan efaluasi. Selama curah hujan masih seperti ini, maka kami akan tetap lakukan efaluasi seperti apa kedepannya,"jelas, Piter Gusbager. 
 
Sementara itu, Jan Jap L. Ormuseray SH, M.Si selaku kepala dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Papua mengatakan bahwa sesuai petunjuk Bapak Gubernur, Pemerintah Provinsi papua datang ke Kabupaten Keerom bersama-sama dengan Bapak Wakil Bupati guna memberikan bantuan kemanusiaan sehubungan dengan adanya bencana banjir yang melanda Kabupaten Keerom. Dan sudara-saudara kita yang terdampak banjir perlu kita beri bantuan. Semua bantuan ini, kami bawa sesuai dengan data yang kami dapatkan dari posko induk penanggulangan bencana di Kabupaten Keerom. 

Ia melanjutkan bahwa terkait dengan bencana banjir di Kabupaten Keerom sesungguhnya kalau dikatakan terkait dengan HPH mungkin tidak, karena kami sudah melakukan pemeriksaan peta HPH dan daerah aliran sungai dari tiga perusahaan yang ada di Kabupaten Keerom seperti PT Batasan, PT Hanurata, dan PT semarak tidak secara langsung berkontribusi dalam penyebab terjadinya bencana banjir. Tetapi kita tidak pungkiri bahwa aktifitas perambahan mungkin tetap terjadi, dan adanya pembukaan lahan untuk kepentingan industrasi di seKtor lain ini yang mungkin berkontribusi kurangnya pohon yang bisa menangkap dan menyimpan air, sehingga air ini meluap,"jelasnya. 


"Jadi secara teknis kami sudah melihat jalur-jalur sungai yang melintas dalam areal kerja tiga perusahaan kayu yang ada di Kabupaten Keerom, sama sekali tidak berhubungan. Untuk kedepan sejalan dengan program dari bapak Wakil Bupati yang selalu menyarankan untuk dilakukannya kegiatan rehabilitasi, terutama juga dengan penanaman pohon-pohon MPTS yang bermanfaat dan bernilai ekonomi, jadi selama ini sudah dilakukan melalui cabang dinas kehutanan Keerom dan KPH Keerom. dengan adanya bencana banjir di Kabupaten Keerom, sekiranya memberi petunjuk kepada kita bahwa kegiatan ini harus terus kita lakukan dengan menambah kegiatan-kegiatan rehabilitas hutan dan lahan di Kabupaten Keerom,"tutupnya. 

(Amri Zul)
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • PEMPROV PAPUA SALURKAN BANTUAN UNTUK WARGA KORBAN BANJIR KEEROM

Trending Now

Kiri kanan

CLOSE ADS
-->
CLOSE ADS
-->