Iklan

Gara-gara Tanah, Kepala Desa Aniyaya Warganya

Journal News
Sabtu, 13 Februari 2021 | 11.03 WIB Last Updated 2021-02-13T04:03:06Z
Korban pemukulan oknum kades ungga (Safti rahman)


Lombok Tengah Journal News - Peristiwa pemukulan oleh oknum kades ungga (swasto) terhadap seorang warganya terjadi di Desa Ungga Kecamatan Praya Barat Daya Kabupaten Lombok Tengah.


Peristiwa itu terjadi di Kantor Desa Ungga, Kamis 14/01/2021 bertempat diruangan kepala desa, saat tatap muka dan pembicaraan antara dua pihak yang berselisih tentang urusan tanah sedang berlangsung. Dalam hal ini, Kepala Desa Ungga (swasto) selaku mediator yang mempertemukan kedua Pihak dari warga desanya, diharapkan dapat menyelesaikan permasalahan yang muncul dengan solusi terbaik "win-win solution" .Namun, bukan itu yang didapat oleh SR tapi sebaliknya, bogem mentah dari sang Kades benar-benar dapat menyelesaikan masalah yang diperoleh dari salah satu warga yang didamaikan .


Kronologis peristiwa pemukulan terjadi ketika dialog kedua belah pihak mengarah kedebat kusir, intonasi bicara mulai meninggi sehingga lepas kontrol. 


Ketika berdiri dari dudukya sembari menunjuk kearah lawan bicara yang tepat berada didepannya, pada detik- detik yang terjadi secara berturut-turut dari Kades mengarah tepat dikepalanya, aku Sr.Dengan sigap Bhabinkamtibmas yang saat itu berada diruangan yang sama menahan dan menjauhkan kepala desa dari korban menurut penuturan SR.

Pasca kejadian korban yang tidak terima atas perlakuan kades yang melakukan visum dipuskesmas terdekat dan hari itu juga memasukkan laporan ke Polsek Praya Barat Daya.


Ketika awak media menghubungi Kapolsek Praya Barat Daya melalui telpon, Kapolsek membenarkan adanya laporan dari warga Desa Ungga yang berinisial SR.Dan terkait laporan itu Kapolsek memanggil staf Desa Ungga yang ada di TKP pada saat terjadi pemukulan untuk mendalami kasus dan keterangan.


Namun hari ini Kamis 11/2 kasus tersebut hingga ada titik terang sehingga menjadi tanda tanya dari pihak pelapor.Dalam hal ini korban menununtut adanya kejelasan dalam penanganan kasus tersebut sehingga ada rasa kealan dalam penegakan hukum atas penganiayaan yang mendukung kasus yang sebagian masyarakat kecil .Sehingga ada kepercayaan dari masyarakat kepada penegak hukum dalam hal ini khusunya terhadap kepolisian sektor Praya Barat Daya yang hingga detik ini belum terlihat sampai dimana penanganan kasus tersebut. (AF)

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Gara-gara Tanah, Kepala Desa Aniyaya Warganya

Trending Now

Kiri kanan

CLOSE ADS
-->
CLOSE ADS
-->