Iklan

Bikin Resah, Syeikh Nur Alif Dukung Polri dan BPN Berantas Mafia Tanah

Journal News
Senin, 22 Februari 2021 | 13.39 WIB Last Updated 2021-02-22T06:39:16Z

Bandung – Kasus yang merugikan mantan Wakil Menteri Luar Negeri, Dino Patti Djalal akibat permainan mafia tanah harus jadi momentum bagi pihak kepolisian dan Badan Pertanahan Nasional untuk mengikis habis orang-orang yang terlibat dalam masalah ini.

Syeikh Nur Alif Ketua yayasan pondok pesantren Syehk Nur Alif Santang tegas mendukung langkah Polri dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) yang berencana menggandeng Kejaksaan Agung guna membongkar sindikat mafia tanah. Sebab, apa yang dialami oleh Dino Patti Djalal, sebenarnya juga banyak dialami masyarakat lainnya, termasuk masyarakat kalangan bawah yang sering menjadi korban permainan para mafia pertanahan. Hanya saja, kasus mereka tidak terungkap ke publik.


”Saya rasa kasus mafia tanah ini tidak hanya dialami oleh Pak Dino Patti Djalal saja, tapi ini sudah menjadi rahasia umum bahwa mafia tanah itu ada di mana-mana. Bahkan, seringkali muncul dugaan atau laporan bahwa ada beking ‘orang-orang kuat’ yang terlibat dalam mafia tanah. Kalau sekarang kasus mafia tanah ini dialami Pak Dino Patti Djalal dan menjadi sorotan publik maka inilah momentum untuk melakukan reformasi sistem pertanahan,” ujarnya di Bandung Senin (22/2).

Dirut PT. Putu Prabu Kian Santang ini mengatakan, sebenarnya apa yang dilakukan BPN secara kelembagaan dalam melakukan reformasi sistem pertanahan sudah mengalami banyak kemajuan. Namun fakta di lapangan, bukan menjadi rahasia umum kalau masih banyak oknum termasuk pejabat BPN yang diduga sering ”bermain” dengan para mafia pertanahan.

”Ini yang bisa membongkar ya aparat penegak hukum baik Kepolisian, Kejaksaan, dan juga komitmen dari BPN untuk melakukan pembenahan yang lebih serius lagi,” tuturnya.


Dikatakan olehnya, tidak jarang kasus pertanahan berujung pada kasus-kasus hukum yang lebih besar, misalnya pembunuhan. Dan pihak yang sering menjadi korban adalah kelompok masyarakat yang lemah karena tidak berdaya melawan kekuatan para mafia tanah yang diduga bekerja sama dengan oknum petugas. Karena itu, langkah Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo  yang berencana mengoptimalkan kembali Satgas Mafia Tanah harus didukung.

Diketahui, Polri dan BPN berencana akan menggandeng Kejaksaan Agung guna membongkar sindikat mafia tanah. Kapori mengatakan, pihaknya akan mengoptimalkan kinerja Satgas Mafia Tanah.

Langkah menggandeng Kejaksaan Agung tersebut dimaksudkan untuk menyamakan persepsi tentang perbuatan melawan hukum mafia tanah. Kita setuju persamaan persepsi tentang perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh mafia tanah. Karena ada karakteristik yang berbeda di dalam kejahatan mafia tanah. Ini barang kali yang harus  disempurnakan,” ujar Syeikh Nur Alif. 

Syeikh Nur Alif mendukung  Polri dan BPN serius untuk membongkar setiap kasus mafia tanah yang terjadi di Indonesia.

Laporan: Jalal
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Bikin Resah, Syeikh Nur Alif Dukung Polri dan BPN Berantas Mafia Tanah

Trending Now

Kiri kanan

CLOSE ADS
-->
CLOSE ADS
-->