Iklan

Petani Subang: Punya Kartu Tani, Beli Pupuk Tetap Mahal

Journal News
Minggu, 03 Januari 2021 | 17.17 WIB Last Updated 2021-01-03T10:17:53Z

SUBANG //- Kelangkaan pupuk di Kab. Subang - Jawa Barat menyulitkan dan membebani ongkos produksi petani Subang, hal itu disebabkan harga pupuk yang tinggi ditambah dengan kasus sejumlah petani pemilik Kartu Tani gagal mendapatkan kuota pupuk bersubsidi.

Hal tersebut diungkap seorang penggiat pertanian Kab. Subang, Tarpin Arifin Kada, S.P., pada Sabtu (02/01/2020) malam via selularnya.

"Diduga kios pupuk yg mengantongi ijin pupuk subsidi menjual ke kios pupuk yang tidak mempunyai ijin jual pupuk subsidi," ucapnya. 

"Banyak terjadi seperti itu," tegas Tarpin

"Untuk itu kami sebagai masyarakat tani mohon kepada yang berwenang menindak tegas pelanggaran itu, supaya bagi petani yang sudah memiliki Kartu Tani, saat mulai turun menggarap sawahnya mendapat suplai pupuk subsidi sesuai aturan kuota dari pemerintah.
Tetapi kenyataan di lapangan, para petani tidak mendapatkan haknya sesuai aturan dari pemerintah," pungkasnya.

Berdasar penelusuran Journalnews.id di lapangangan, setidaknya kondisi tersebut terjadi di beberapa kawasan Kab. Subang.

Udin, seorang warga Desa Sukamulya, Kec. Pagaden mengeluhkan kelangkaan pupuk bersubsidi di Pasar Pagaden.

"Kartu Tani yang diterbitkan Bank Mandiri yang saya miliki tidak bisa digunakan. Alasan pemilik kios mengatakan belum tersedianya pupuk bersubsidi untuk petani di Ds. Sukamulya, akhirnya saya beli pupuk tetap mahal," ucapnya pada Sabtu (26/12/2020) lalu.

Sementara informasi senada disampaikan beberapa petani di wilayah lain, diantaranya Wasid, seorang petani asal Desa Munjul, Kec. Pagaden Barat.

"Para petani di sini kesulitan mendapatkan pupuk bersubsidi, tanpa subsidi harga pupuk sangat membebani ongkos produksi," keluhnya.

"Ironisnya, ternyata terungkap pupuk bersubsidi dijual secara ilegal. Contohnya oleh oknum salah satu pemilik kios pertanian di Binong, seperti diungkap Polres Subang beberapa hari lalu," imbuhnya.

Wasid berharap, anggota DPRD Kab. Subang Komisi IV yang membidangi pertanian agar memperhatikan kondisi tersebut.


Laporan Yudi/Aahamzah
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Petani Subang: Punya Kartu Tani, Beli Pupuk Tetap Mahal

Trending Now

Kiri kanan

CLOSE ADS
-->
CLOSE ADS
-->