Iklan

LKPP Jatim Ancam Laporkan Pekerjaan Proyek Hotmix di Dua Desa di Kecamatan Tlanakan,yang Hanya Seumur Jagung

Journal News
Kamis, 14 Januari 2021 | 13.18 WIB Last Updated 2021-01-14T06:18:19Z
Pembangunan jalan hotmix yang diDesa Tlanakan kecamatan Tlanakan

Pamekasan,– Baru seumur jagung, proyek jalan hotmix yang berlokasi di Dua Desa yaitu Desa Tlanakan dan Desa Branta Tinggi, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, sudah rusak, kamis (14/01/2021).

Anehnya, proyek yang masih baru seumur jagung itu tidak dilengkapi papan nama dan Sehingga warga tidak mengetahui sumber anggaran proyek tersebut dari siapa.

Ketua harian Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lembaga Kajian dan Pengawasan Pembangunan (LKPP) Jawa Timur Hasbullah mengatakan,sangat menyayangkan Pembangunan Jalan hotmix didua Desa tersebut baru seumur jagung sudah rusak.

“Kami menduga proyek yang dikerjakan kurang pemadatan. Buktinya, sekarang sudah rusak, aspal mengelupas,” tuding Hasbul (sapaan akrabnya).

Hasbullah menduga pekerjaan aspal hotmix tersebut dikerjakan asal-asalan,  sehingga tidak kuat menahan beban, dan hasil pekerjaan tidak bertahan lama.

“Dugaan kami pengerjaan proyek itu tidak sesuai dengan RAB, atau asal jadi, dan asal selesai,” paparnya.

Pihaknya berharap, Pemerintah Daerah atau DPRD Komisi III segera mengevaluasi pelaksana pekerjaan proyek hotmix tersebut.

Pembangunan jalan hotmix di desa Branta Timggi kecamatan Tlanakan

“Kami meminta Dinas terkait mengevaluasi pekerjaan itu. Jika itu tidak dilakukan dalam waktu dekat kami akan ngeluruk dinas terkait atau DPRD, dan akan kami lanjutkan dengan pelaporan ke Kejasaan tinggi (Kejati) Jawa Timur,” ancamnya.

Sampai berita diturunkan saat dihubungi melalui telepon celuler Kadis PUPR tidak bisa dihubungi atau tidak aktif.( Ahd/Rud)
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • LKPP Jatim Ancam Laporkan Pekerjaan Proyek Hotmix di Dua Desa di Kecamatan Tlanakan,yang Hanya Seumur Jagung

Trending Now

Kiri kanan

CLOSE ADS
-->
CLOSE ADS
-->