Iklan

KOMISI III DPRD Samosir Laksakankan RDP Terkait Pansimas

Journal News
Jumat, 15 Januari 2021 | 07.00 WIB Last Updated 2021-01-15T00:00:03Z
Rapat dengar pendapat di pimpin Ketua KOMISI III DPRD Samosir, Jonnner Simbolon

SAMOSIR //–Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samosir melaksanakan Rapat dengar pendapat (RPD) bersama Dinas Pera KPP, PLN Pangururan, Fasililator dan Kepala Desa terkait sejumlah proyek Penyediaan Air Minum dan Sanitasi berbasis Masyarakat (Pamsimas) di Samosir yang disinyalir sarat masalah.

Rapat dengar pendapat ini langsung di pimpin Ketua KOMISI III DPRD Samosir, Jonnner Simbolon,bersama Anggota Komisi III Parluhutan Sinaga dan Pantas lasidos Limbong di ruang rapat DPRD Samosir, Senin(11/01/2021)

Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) tersebut, ketua Komisi III DPRD Samosir, Jonner Simbolon, mengatakan bahwa secara umum Pamsimas di Kabupaten Samosir sudah mendekati terpenuhi, namun secara fungsi belum maksimal karena masih banyak yang belum difungsikan secara maksimal, bahkan masih ada yang rusak, ungkap Jonner politisi Partai Nasdem.

Dikatakan Jonner Simbolon, sudah sejak bulan april 2020 masalah Pamsimas di Samosir disoroti DPRD, terangnya mengingatkan.

Rapat Dengar Pendapat besama Dinas Perumahan Rakyat (PeRaKPP Samosir ) dengan fasilitator Pamsimas, pihak PT. PLN (persero) Pangururan dan beberapa Kepala Desa dalam rangka tindaklanjut perbaikan sarana dan prasarana Pamsimas yang ada di Kabupaten Samosir diruang rapat DPRD Samosir itu berlangsung alot.

Dimana, terungkap banyak bangunan Pamsimas yang tidak berpungsi sama sekali. Bahkan ada yang rusak, ada juga kekurangan arus listrik.

Senada dengan hal tersebut, anggota Komisi III, Parluhutan Sinaga, mengatakan, supaya Pamsimas tiga Tahun Anggaran (2017-2019) supaya segera mungkin diperbaiki, sebab Pamsimas sebagai sarana air bersih yang merupakan kebuthan dasar masyarakat, anggarannya 15 miliar lebih. Tidak sedikit anggaran 15 miliar untuk ukuran Kabupaten, pungkasnya.

Ditambakannya, supaya pihak PLN juga berperan aktif memerhatikan kebutuhan arus listrik untuk Pamsimas, dimana Pamsimas di Samosir mayoritas menggunakan arus listrik, bebernya.

Rapat yang di pimpin langsung oleh ketua Komisi III DPRD kabupaten Samosir, Jonner Simbolon, didampingi Pantas Lasidos Limbong (Wakil Ketua), Parluhutan Sinaga (Anggota) meminta kepada pihak yang bertanggungjawab terhadap Pamsimas di Kabupaten Samosir supaya bergerak cepat untuk memperbaiki kekurangan Pamsimas tiga tahun terakhir.

Rapat ini tujuannya untuk mencari solusi atas banyaknya permasalahan yang ada. Sebagimana sebelumnya di pertengahan tahun yang lalu Komisi III sudah melaksanakan monitoring langsung ke46 desa yang menerima pasilitas bantuan pendanaan Pamsimas sejak tahun 2017 sampai tahun 2019, imbuh Parluhutan

Sebagaimana yang jelas di ketahui bahwa dari dari 46 desa penerma proyek Pamsimas faktanya hanya beberapa desa berfungsi dan bermanfaat. Hal ini yang menjadikan masalah Pamsimas di kabupaten samosir banyak mendapat sorotan.

Dari sekian banyaknya permasalahan pamsimas diantaranya di desa Huta Dame di kecamatan Palipi, yang kenyataannya bahwa banyak sekali masalah yang harus diselesaikan atas persoalan ketidak berfungsiannya, tidak dapat dinikmati manfaatnya oleh masyarakat atas keberadaan proyek Pamsimas di desa ini.

Demikian juga masalah yang terjadi di desa Pananggangan II di kecamatan Nainggolan, desa Sijambur kecamatan Ronggurnuhuta , desa Huta Dame kecamatan Palipi yang memang tidak memberi manfaat kepada masyarakat.

Masalah Pamsimas di desa Huta Hotang penyebab kegagalan dari Proyek Pamsimas tersebut disebabkan adanya kerusakan sebahagian besar instalasi pipa air akibatdari penherjaan proyek Jalan Nasional, dimana dilokasi ditemukan pipa yang sudah banyak yanh rusak.

Dalam rapat hari ini secara khusus dibahas permasalahan yang membuat kegagalan Pamsimas di desa desa yang di sebabkan oleh permasalahan listrik, yaitu desa Janji Matogu, Sipira, Sigaol Marbun, Pangaloan, Janji Marapot, Pamutaran, Tanjung Bunga.


Laporan : (Ton)
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • KOMISI III DPRD Samosir Laksakankan RDP Terkait Pansimas

Trending Now

Kiri kanan

CLOSE ADS
-->
CLOSE ADS
-->