Iklan

Pergerakan Tanah:Jalan Pengubung Kab.Ciamis dan Pangandaran Tidak Bisa di Lewati

Journal News
Selasa, 01 Desember 2020 | 12.14 WIB Last Updated 2020-12-01T05:14:35Z

CIAMIS //-Hujan dengan intensitas tinggi terjadi di wilayah Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, pada Senin (30/11/2020) kemarin.

Akibatnya, pergerakan tanah terjadi di Ruas Jalan Penghubung Kabupaten Ciamis (Desa Sidamulih), dengan Kabupaten Pangandaran (Kecamatan Langkaplancar), tepatnya di Blok Pasirnagara, Dusun Malabar, RT 33, RW 08, Desa Sidamulih, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Ketua RT Setempat, Hendi, mengungkapkan bahwa amblasnya Jalan ini terjadi pada Selasa (01/12/2020), sekitar pukul 03.30 WIB Dini Hari.

Lanjut Hendi, tanah bergerak ini memiliki kedalaman sekitar 1,2 meter, dengan panjang sekitar 35 meter.

"Untuk keselamatan para pengguna Jalan, Jalan tersebut ditutup, apalagi kendaraan roda empat kini tidak bisa melewati jalur Jalan tersebut,"ungkapnya

Di sekitar lokasi juga dipasang rambu-rambu alakadarnya oleh masyarakat, agar pengendara tidak melewati Jalan tersebut, untuk sementara waktu.

Sedangkan untuk kendaraan roda empat, arus lalu lintas dialihkan ke Jalan lainnya, yaitu melewati Jalan Karangkamiri-Cikupa, ataupun Jalan Cidolog- Cimaragas. Meskipun jaraknya lebih jauh.


"Masih berpotensi terjadi gerakan tanah jika masih terjadi hujan lebat," katanya.

Hendi, menghimbau kepada masyarakat yang berdomisili di sekitar gerakan tanah, untuk tidak beraktivitas di sekitar zona tanah bergerak. Hal ini dilakukan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.tandasnya.


Laporan : Baehaki
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Pergerakan Tanah:Jalan Pengubung Kab.Ciamis dan Pangandaran Tidak Bisa di Lewati

Trending Now

Kiri kanan

CLOSE ADS
-->
CLOSE ADS
-->