Iklan

Ketua DPC PWRI Kab. Cirebon : Rakyat Indonesia Semakin Kurus Kering Semaraknya Perampok Berduit

Journal News
Minggu, 06 Desember 2020 | 20.42 WIB Last Updated 2020-12-06T13:42:48Z

CIREBON //- Rakyat Indonesia semakin kurus kering dengan semaraknya perampok berduit. Rakyat Indonesia juga dikejutkan dengan OTT oleh KPK dan Kasus Korupsi tersebut Melibatkan para Oknum pejabat tinggi pemerintah. Ungkap Ketua DPC PWRI Kabupaten Cirebon, Moh. Juanda, Minggu (6/12/2020). 

Juanda menjalskan, dengan tingginya angka kasus korupsi di negara kita Indonesia ini. Bapak petinggi negara Yth. Bapak Edhy Prabowo yang menjabat menteri kelautan dan perikanan tertangkap oleh KPK yang menghalalkan uang ekspor bayi udang lobster belum mendinginnya daun telinga ini terdengar lagi di awal minggu bulan Desember (6/12/2020).

Penduduk Indonesia kembali menangis darah dengan kembali adanya berita dari KPK yangmana bapak kita yang suka bagi bagi uang negara ke rakyat yang sangat membutuhkannya yaitu Yth.bapak Juliari Peter Batubara yang menjabat Menteri Sosial yang sangat membara makan uang haram. Ternyata bapak Juliari Peter Batubara minta namanya dicantumkan sebagai Penerima BLT. 

Dengan maraknya pemberitaan terkait penangkapan oleh KPK terhadap bapak menteri sosial Juliari Peter Batubara yang baru baru ini keburukan orang penting di negara kita bertambah lagi dan rakyat Indonesia menangis darah kembali. 

Padahal Covid-19 itu suatu virus yang sangat berbahaya dan mematikan tetapi begitu membara dan rakusnya menelan uang virus Covid-19. Dan tidak memikirkan kalau rakyat Indonesia lagi prihatin yang sangat mendalam.

Moh. Juanda selalu ketua DPC PWRI Kab. Cirebon menanggapi hal tersebut menurutnya juga ini sangat prihatin kalau petinggi di Pemerintah negara kita Indonesia ini masih saja praktek praktek uang ilegal dan tetap menjalankanya seakan akan menjalankan kendaraan di jalan Tol Cipali yang sudah banyak makan korban jiwa manusia, Ucap Moh. Juanda.

Moh. Juanda memberi kesimpulan bahwa Koruptor sangat membahayakan atau menghancurkan Pemerintahan yang mana berdampak dapat merusak tatanan negara secara pelan pelan. 

Petinggi petinggi negara yang menghalalkan uang haram jadah secara perlahan negara ini dimasuki dengan mudah oleh penjahat penjahat ekonomi. Untuk itu mari perangi para haram jadah koruptor koruptor di negara kita Indonesia. 

Dengan demikian pula pemerintahan yang paling bawah tingkat RT RW juga kepala desa maupun kelurahan sampai juga ditingkat kecamatan dengan marak adanya bantuan sosial dari pemerintah ikut juga berbondong bondong mengadakan pungutan liar dengan berbagai macam cara untuk memperkaya diri, mari kita awasi bersama agar hal tersebut tidak terjadi ke paling bawah," tutup Moh. Juanda.


Laporan: Wadira
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Ketua DPC PWRI Kab. Cirebon : Rakyat Indonesia Semakin Kurus Kering Semaraknya Perampok Berduit

Trending Now

Kiri kanan

CLOSE ADS
-->
CLOSE ADS
-->