Iklan

Kejari Indramayu Kembalikan Barang Bukti Tipikor

Journal News
Selasa, 08 Desember 2020 | 05.30 WIB Last Updated 2020-12-07T22:30:25Z

Indramayu, Journalnews | Demi menjamin kepastian hukum dan menghindari penyalahgunaan atas status Barang Bukti (BB), Kejaksaan Negeri Indramayu (Kejari) melakukan pengembalian BB Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) berupa 1 bidang tanah dan bangunan bekas Kantor Urusan Agama (KUA) Jatibarang yang merupakan aset kementrian agama Republik Indonesia (RI), pada Senin (07/12/2020), sebidang tanah tersebut berlokasi di Jalan Mayor Dasuki, Desa Jatibarang, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu.

Eksekusi pengembalian BB dilakukan oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Indramayu Douglas Pamino Nainggolan, Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Indramayu Iyuz Zatnika, Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) Kejari Indramayu Andi Irawan, Kepala Sub Seksi Penyidikan Mario Vegas, bersama dengan Kepala Biro Hukum Kementrian Agama RI  serta Kepala Kementrian Agama Indramayu.

Mario Vegas selaku kasubsi Pidana Khusus (Pidsus) menerangkan bahwa barang bukti tersebut terkait kasus Tipikor yang terjadi pada tahun 1997 lalu, dimana pegawai departemen agama Indramayu bersama kepala desa Jatibarang yang saat itu menjabat melakukan penjualan tanah aset milik kementrian agama RI.

"Tiga orang tersangka yaitu, Syamsudin Simon yang merupakan pegawai Departemen Agama Indramayu bersama Ahmad Anas Abas & Suprapto selaku kepala desa Jatibarang pada saat itu, membuat akta jual beli seolah-olah tanah dan bangunan tersebut adalah milik Ahmad Anas Abas yang kemudian dijual kepada Slamet," Jelasnya.

Atas perbuatannya, Syamsudin Simon dan Ahmad Anas Abas telah dilakukan proses persidangan, sedangkan Suprapto tidak, karena yang bersangkutan meninggal dunia

Dikatakan vegas, pengembalian BB tersebut baru dilakukan sekarang karena pemimpin terdahulu tidak berani untuk mengambil kebijakan.

"Awalnya Ahmad Anas Abas disidangkan kemudian Syamsudin, setelahnya mulai lagi penyidikan kepada Suprapto, ternyata saat penyidikan ia meninggal, sementara status BB tanah masih dalam berkas perkara sehingga tidak ada yang berani mengambil kebijakan dari tahun 2000 sampai sekarang," kata Vegas.

Namun sekarang Kepala Kejaksaan Negeri Indramayu bersama Kepala Seksi Pidana Khusus Kasi Pidsus) berinisiatif mengambil langkah kepastian hukum, hingga akhirnga BB yang masih tersita dikembalikan kepada Kementriam Agama RI setelah selama 20 tahun aset tersebut dipegang oleh Slamet.

"Slamet tidak dapat menunjukan sertifikat dan mengakui bahwa tanah tersebut memang masih dalam perkara itu. Akhirnya kita melakukan win win solution dengan melakukan pengembalian aset," pungkasnya.(NR) 
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Kejari Indramayu Kembalikan Barang Bukti Tipikor

Trending Now

Kiri kanan

CLOSE ADS
-->
CLOSE ADS
-->