Iklan

Banjir Aceh Utara, 4.518 Jiwa Terpaksa Mengungsi

Journal News
Sabtu, 05 Desember 2020 | 17.33 WIB Last Updated 2020-12-05T10:33:40Z

Aceh Utara// Sabtu 5 Desember 2020, sejumlah kecamatan di Aceh Utara tergenang banjir, lebih kurang 4.518 jiwa terpaksa mengungsi di sejumlah lokasi.

Informasi yang kami himpun dari Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Aceh Utara, kawasan terparah banjir di Kecamatan Matang Kuli, Lhoksukon, Tanah Luas dan Langkahan. Air terjadi akibat luapan sungai yang melintasi beberapa kecamatan tersebut. “Sampai pukul 14:00, keluarga yang mengungsi mencapai 1.430 KK,” kata Ketua IPSM Aceh Utara Muktaruddin. Spd. Akubatnya Sejumlah 4.518 terpaksa mengungsi ke lokasi yang lebih aman.


Curah hujan yang begitu tinggi sehari sebelumnya di Aceh Utara. Mengakibatkan, sejumlah keluarga di kecamatan lain juga terendam banjir. Diantaraya, Kecamatan Cor Girek, Seunuddon,Paya Bakong,  Pirak Timu dan Baktiya. Rumah warga yang berada di lokasi rendah, tergenang air.

Sementara itu, hujan deras di Kecamatan Langkahan, mengakibatkan batang kelapa tumbang. Rumah warga di Gampong Lubok Mane hancur akibat ditimpa pohon. Sekitar Pukul 23.00, warga dikejutkan dengan suara keras yang menghantam rumah warga. “Seorang warga bernama Ridwan, terpaksa dilarikan ke rumah sakit, akibat kejadian itu,” jelas mantan Geusyik Lubok Mane, T.M. Baktiar.


Saat kejadian , korban sedang tidur di dalam rumah. Sementara anggota keluarga lain selamat dalam kejadian tersebut.

Banjir di kawasan Kecamatan Matang Kuli, juga merendam Pondok Pesantren Babussalam Putra Gampong Blang Matang Kuli. Air setinggi pinggang orang dewasa. Para santri terpaksa memindahkan barang-barang ketempat yang lebih tinggi.


Reporter: Sayful Tanlus
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Banjir Aceh Utara, 4.518 Jiwa Terpaksa Mengungsi

Trending Now

Kiri kanan

CLOSE ADS
-->
CLOSE ADS
-->