Iklan

Agustinus Nahak : Paslon “SAKTI” Bisa Buat Pembangunan Merata di Tanah Malaka

Journal News
Rabu, 02 Desember 2020 | 14.33 WIB Last Updated 2020-12-02T07:50:24Z

Journalnews //- Pasangan calon (paslon) Bupati, Dr. Simon Nahak, SH, MH berpasangan dengan Wakil Bupati, Louise Lucky Taolin, S. Sos yang akrab dikenal Kim Taolin dengan tagline Paket SN-KT memiliki keistimewaan di mata Ketua HAMI Bali Bersatu dan FBN DPW Bali Agustinus Naha

Agustinus Nahak mengemukakan alasan memilih Paket SN-KT melalui pesan daring Rabu (2/12).

Agustinus Nahak mengemukakan keistimawaan Paket SN-KT karena tidak ada rumah jabatan (rujab) yang ditempati bupati maupun pejabat sementara bupati hingga saat ini. “Kami harap, pak bupati dan pak wakil bupati setelah terpilih, tinggal di Malaka Tengah supaya kami mau bertemu tidak susah,” kata Agustinus Nahak.

Ditambahkan dua calon pemimpin yang populis. “Pak Simon dan Pak Kim mengenal dan dikenal masyarakat. Bagaimana kita memilih pemimpin setelah itu tidak datang. Ini tidak bisa,” kata Nahak

Dikatakan, warga akan memilih pemimpin yang tepat untuk menjamin pembangunan yang merata dan adil bagi seluruh masyarakat Kabupaten Malaka. “Dan itu, pak Simon dan pak Kim,” tandas Bang Nahak.

Cawabup, Kim Taolin dalam orasi politiknya mengatakan sejelek apapun rumah kediaman yang sudah ditempati selama ini beralamat di Kecamatan Malaka Tengah. “Rumah saya di Tubaki dan bapak Simon punya rumah di Weleun. Sangat dekat dengan bapak-mama. Pintu rumah selalu terbuka bagi bapak-mama,” jelas Cawabup Kim Taolin.

Demi kepentingan masyarakat, kata Cawabup Kim Taolin bersama Cabup Simom tidak akan menyewakan rumah pribadi. Anggaran sewa rumah sebaiknya dipakai untuk mendukung program pembangunan agar masyarakat bisa sejahtera.

Cabup Simon dalam orasinya mengatakan tetap mempertahankan lokasi pembangunan Kantor Bupati Malaka, rujab dan gedung perkantoran di wilayah Kecamatan Malaka Tengah sesuai undang-undang pemekeran daerah otonom baru Kabupaten Malaka.

Simon mengemukakan pendapatnya berdasarkan alasan tidak ada satu gedung perkantoran Kabupaten Malaka dibangun hingga saat ini. Pusat pemerintahan harus dibangun di Kecamatan Malaka Tengah.

Kedua, kata Cabup Simon ada isu terkait rencana pemindahan pusat pemerintahan ke wilayah kecamatan lain. Mudah-mudahan isu tidak benar, karena pemindahan pusat pemerintahan seperti yang diisukan menyalahi aturan. Itulah sebabnya, Paket SN-KT tetap mempertahankan pusat pemerintahan dan pembangunan gedung-gedung perkantoran untuk pelayanan yang efektif dan efesien sesuai undang-undang yang sudah ditetapkan.

Selain itu, sama halnya dengan warga Kecamatan Wewiku, warga Malaka Tengah menaruh simpati dan memilih SN-KT karena program SAKTI ala kepemimpinan Paket SN-KT lima tahun ke depan. Program SAKTI begitu sederhana dan tidak muluk-muluk untuk dilaksanakan. .

Laporan: Jalal
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Agustinus Nahak : Paslon “SAKTI” Bisa Buat Pembangunan Merata di Tanah Malaka

Trending Now

Kiri kanan

CLOSE ADS
-->
CLOSE ADS
-->