Iklan

Pembantaian Serta Pembakaran Rumah Ibadat di Sigi, Agustinus Nahak: Biadab dan Keji!

Journal News
Senin, 30 November 2020 | 14.22 WIB Last Updated 2020-11-30T07:22:04Z


Journalnews /-- Agustinus Nahak Ketua Forum Bela Negara (FBN) DPW Bali mengutuk tindakan biadab dan keji atas kasus pembunuhan satu keluarga dan pembakaran rumah dan tempat ibadat atau gereja Bala Keselamatan di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng).


Sebelumnya, satu keluarga yang terdiri dari empat orang di Dusun Lepanu, Desa Lemban Tongoa, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah tewas dibunuh kelompok bersenjata.


"Biadab, keji. Saya mengutuk keras. Aparat harus usut tuntas kasus pembunuhan satu keluarga, pembakaran rumah, dan tempat ibadat tersebut. Tangkap pelakunya," tegas Agustinus Nahak melalui jaringan telepon, Senin (30/11/2020).


Dijelaskannya, tindakan keji dan biadab itu diduga merupakan aksi teroris yang masih dilakukan secara sporadis di wilayah Sulteng, khususnya di Sigi dan Poso. Dia meminta aparat kepolisian agar dapat segera menangkap para teroris yang meresahkan dan mengancam keselamatan warga masyarakat, serta memulihkan situasi keamanan di sana.


"Sapu bersih teroris yang mengatasnamakan agama untuk melegalkan tujuan mereka. Justru agama melarang kita melakukan tindakan bejat, biadab, dan keji seperti itu," ujarnya.


Dia juga meminta agar polisi segera memulihkan situasi dan kondisi di daerah Sigi pasca kejadian. Agustinus Nahak juga mengimbau masyarakat tetap tenang dan menyerahkan pengusutan kasus ini kepada aparat kepolisian.


"Negara harus hadir untuk memulihkan rasa aman di masyarakat. Untuk itu polisi harus kerja keras mengusut tuntas kasus ini. Saya imbau masyarakat tetap tenang, jangan terpancing dengan berita apa pun yang beredar, baik di medsos atau grup-grup WA," tandasnya.


Laporan: Jalal

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Pembantaian Serta Pembakaran Rumah Ibadat di Sigi, Agustinus Nahak: Biadab dan Keji!

Trending Now

Kiri kanan

CLOSE ADS
-->
CLOSE ADS
-->