Iklan

Banyak Bantuan Disalurkan Bupati Subang, Dorong Nelayan Blanakan Lebih Berjaya

Journal News
Senin, 30 November 2020 | 15.10 WIB Last Updated 2020-11-30T08:10:29Z

SUBANG //- Bupati Subang, H. Ruhimat (Kang Jimat) menghadiri kegiatan syukuran milad KUD Mandiri Mina Fajar Sidik ke-53 yang diketuai H. Dasam, di Kec. Blanakan Kab. Subang - Jawa Barat, Minggu (29/11/2020) pagi. 

H. Dasam dalam sambutan sekaligus laporan kegiatan menyampaikan, ditengah situasi yang masih belum menentu karena pandemi Covid-19, sebagai lembaga ekonomi tidak boleh mengeluh dan meratapi kondisi saat ini, pihaknya berjuang agar roda perekonomian tetap berjalan. 

"Produksi ikan kami dari mulai bulan Juni hingga November 2020 meningkat dari yang sebelumnya di kisaran rata-rata sehari 10 ton, pada bulan-bulan puncak produksi satu hari bahkan bisa mencapai 50 ton," ungkapnya.


Ditambahkannya, meskipun adanya modal yang macet, KUD tetap bisa melakukan pembayaran terhadap nelayan, dan tidak ada yang dihutang satu kali pun. 

"KUD Mina Fajar Sidik dengan program mandiri, memberikan gratis 1 unit mesin untuk nelayan satu orang satu mesin dengan target 250 orang dan hingga saat ini sudah sampai ke 122 orang. Program tersebut merupakan program mandiri agar mampu bertahan dari pandemi," imbuh Dasam. 

Dalam kesempatan tersebut dia mohon izin hendak membangun Desa Blanakan menjadi kawasan pemukiman nelayan yang tertata dengan apik, rapi dan nyaman untuk ditinggali, karena masih ada anggapan bahwa nelayan itu adalah nelayan atau masyarakat yang miskin secara struktural, lahan yang kehidupannya berantakan dan lain sebagainya. Selain pembangunan kawasan rumah nelayan yang sehat, pihaknya mengharapkan ada tempat sarana olah-raga yang mudah-mudahan di Tahun 2021 dapat terlaksana.  

Masih menurut Dasam, modernisasi tata-kelola penanganan perikanan juga harus menjadi prioritas.

"Selain harus ada kolam pelabuhan, kami yakin dengan kondisi yang ada seperti ini akan terjadi benturan-benturan ketika padatnya kapal yang bersandar. Untuk itu kami ingin sekali ada kolam pelabuhan supaya ketika kapal masuk, bongkar ikan dapat dilakukan di tempat pelelangan ikan, lalu masuk ke kolam pelabuhan sehingga tidak mengganggu aktivitas," pungkasnya.

Sementara, Kang Jimat dalam sambutannya menyampaikan merasa bangga akan langkah yang diambil oleh Koperasi Mina Fajar Sidik dalam mempertahankan roda perekonomian.
Ia mengapresiasi kegiatan syukuran yang diselenggarakan oleh Koperasi Mina Fajar Sidik dan kepengurusan yang memiliki visi ke depan. 


Kang Jimat berpesan kepada pengurus atau penerima bantuan dari KKP, agar bisa menjaga dan merarawat bantuan yang telah diberikan agar dapat lebih awet dan membawa manfaat. 

"Semoga langkah KUD Mina Fajar Sidik dicontoh oleh koperasi lain di Kab. Subang," harapnya.

Kesempatan tersebut digunakan Kang jimat menyuarakan aspirasinya kepada Kementrian KKP untuk memprioritaskan Subang sebagai tujuan pemberian bantuan dalam rangka peningkatan dan pemberdayaan nelayan.  

Pada saat itu, Kang Jimat juga menyampaikan bahwa pihaknya akan memulai pembangunan jalan selebar 20 meter sepanjang 37 km, dengan kegiatan ground breaking yang juga akan dilaksanakan pada hari yang sama. 

Kang Jimat berharap dengan adanya fasilitas jalan Patimban-Cilamaya, tidak akan ada lagi kesulitan untuk ekspor hasil tangkapan nelayan Kab. Subang.    

Dalam kesempatan tersebut di serahkan bantuan ikan patin dan ikan nila untuk KUD Mina Fajar Sidik dari CDPWU Sukamandi yang diserahkan oleh Yanto Sudirman. Juga diserahkan bantuan mesin mandiri sebanyak 6 unit dari 122 mesin dari KUD MPS kepada nelayan. 

Bantuan sarana pengembangan usaha nelayan kendaraan roda 3, untuk  KUD Mina Fajar Sidik sebanyak 4 unit, KUD Mandiri Mina Bahari 3 unit, KUD Mina Karya Baru sebanyak 1 unit, dan KUD Mina Saluyu sebanyak 3 unit.  Kesemuanya diserahkan oleh Kasubdit Kenelayanan, Mahruz, S. STP dan Bupati Subang. 

Kang Jimat dalam kesempatan tersebut melakukan peresmian kantin KUD Mandiri Bina Fajar Sidik, dan meninjau bantuan gudang beku kelompok  Aroma. 

Bantuan gudang beku yang berkapasitas 30 ton senilai 950 juta tersebut diserahkan Ir. Artati Widiarti, M.A., dari Ditjen PDSPKP Jakarta kepada Kelompok Nelayan Aroma.


Laporan : Aahamzah
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Banyak Bantuan Disalurkan Bupati Subang, Dorong Nelayan Blanakan Lebih Berjaya

Trending Now

Kiri kanan

CLOSE ADS
-->
CLOSE ADS
-->